Suara.com - Umumnya sosis dijadikan lauk atau hanya camilan dalam keseharian. Tapi bagi Ben Simpson yang berusia 15 tahun sosis adalah makanan utamanya. Bahkan ia hanya mengonsumsi hidangan itu seumur hidupnya.
Preferensi dietnya yang terbatas dimulai ketika ibunya, Wendy Hughes, mulai menjauhkannya dari ASI. Tak lama kemudian, pemilihan makanannya berubah menjadi beberapa tahun karena hanya mengonsumsi sosis dan air ala sarapan, tiga kali sehari, setiap hari.
Dilansir dari New York Post, Hughes, mengaku sudah kehabisan akal saat dia menelepon David Kilmurry, seorang hipnoterapis perilaku kognitif.
Ia berharap bahwa ahli itu bisa menghilangkan kebiasaan makan remaja yang aneh - sebuah kondisi klinis yang disebut Gangguan Asupan Makanan Pembatasan Penghindaran (ARFID).
Sebagai seorang anak, dia hanya makan “makanan kecil,” seperti kentang goreng, kata ibunya. Ini berdampak besar pada perkembangan sosialnya: Di pesta-pesta, “dia hanya akan duduk di sana, menangis, atau dia akan menolak pergi ke tempat makanan,” kenangnya.
"Jika kita pergi ke rumah teman dia tidak akan makan apa-apa," tambah Hughes. Dia akan mengatakan dia tidak lapar dan itu mimpi buruk.
Sebelum perawatan Kilmurry, Simpson menghabiskan hingga empat atau lima sosis per makanan, karena Hughes, yang tinggal bersama putranya di Swansea, Wales, menghabiskan sekitar $ 75 per bulan untuk merek sosis khusus "bangers" tanpa kulit.
“Saya bosan membelinya,” katanya. Sementara itu, kesehatannya mungkin menurun, yang ditunjukkan dengan seringnya “mengeluh bahwa dia lelah”, dan tertinggal di sekolah.
JSetelah mencoba dokter, ahli gizi dan spesialis lainnya, dia ingin dia makan yang lain.
Baca Juga: Dijamin Anti Gagal, Begini Cara Membuat Jajanan Sosis Solo di Rumah
“Ini membuat frustrasi. Terkadang Anda hanya berpikir, 'Ya Tuhan, maukah Anda memakannya?' Tapi kemudian Ben menjadi kesal dan berkaca-kaca, "jelasnya. "Anda harus memiliki banyak kesabaran."
Ketika seorang teman keluarga menyarankan agar bocah itu dihipnotis, Hughes memutuskan untuk menghubungi Kilmurry, yang dia temukan melalui Facebook.
Jarak di antara mereka membuat mereka tidak bisa melangsungkang sesi tatap muka. Akhirnya memutuskan untuk lewat video
"Saya tidak berpikir itu akan berhasil," akunya. Tapi setelah sesi dua jam awal serta tindak lanjut, perawatan misterius telah melebihi harapan Hughes.
“Fobianya ekstrim,” kata Kilmurry SWNS. “Itu adalah perjuangan yang cukup untuk mendapatkan dia. . . di depan layar. ”
"Saya langsung tahu dia mengidap ARFID dan mendiagnosisnya di sana dan kemudian," tambah pelatih kehidupan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung
-
4 Cara Balas Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum saat Lebaran 2026
-
10 Pantun Lebaran 2026 Terbaru: Unik dan Lucu untuk Cairkan Suasana Silaturahmi
-
Urutan Silaturahmi Lebaran yang Tepat, Siapa yang Harus Didahulukan?