Lifestyle / Female
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:30 WIB
Apa Kata Perempuan Jika Cuti Hamil Dihapuskan?

"Aneh, ironis di tengah musibah pandemi seperti saat ini masih banyak yang belum diberesin, bukan ngurusin hal-hal yang related sama pandemi," sahut Datin.

Suryani, mantan pekerja pabrik. (YouTube)

"Kalau carnaya begitu, pemerintah bukan memikirkan rakyat, dia nggak sadar pada waktu dia ingin naik jabatan ingin punya kedudukan, dia membutuhkan rakyat, tapi setelah punya kedudukan menginjak-injak rakyat, tidak berkeprimanusiaan," timpal Suryani (58), mantan pekerja pabrik.

Harapan para perempuan ini hanya satu, ingin UU Cipta Kerja dibatalkan atau dicabut sehingga tidak menyusahkan masyarakat, khususnya mereka sebagai pekerja.

Desi Purwaningsih, mantan buruh pabrik. (YouTube)

"Kalau menurut saya harus dihapuskan, jangan hanya membela kepentingan pengusaha aja. Anda itu anggota DPR digaji sama rakyat, digaji sama buruh, harus juga mementingkan buruh dan rakyat," ungkap Desi Puwaningsih (42), mantan buruh pabrik menggebu-gebu.

"Undang-undang Cipta Kerja ini harus dihapuskan, dibatalkan, dan kalau perlu omnibus law dibubarkan," tutup Intan.

Load More