Suara.com - Memenangkan hadiah dari permainan mesin cakar bisa menjadi hal yang rumit.
Dibutuhkan keahlian khusus dan mungkin sedikit keberuntungan. Namun, Anda juga mungkin membutuhkan banyak kesabaran.
Kesabaran dan keberuntungan jelas tidak ada di pihak pria ini. Hal itu membuat seorang pria Jepang memutuskan untuk memanggil polisi setelah dia terus menerus gagal 50 kali berturut-turut untuk mendapatkan hadiah dari mesin cakar.
Insiden itu dibagikan di Twitter dan sejak itu memperoleh sekitar 35,5 ribu retweet.
Dilansir dari Worldofbuzz ketika polisi akhirnya tiba di lokasi, salah satu staf di sana harus membuktikan kepada mereka bahwa itu bukan scam.
Pria itu mengunggah foto polisi yang sedang melihat staf saat dia mencoba menunjukkan kepada mereka permainan mesin cakar.
"Saya menelepon polisi karena saya tidak bisa mendapatkannya sama sekali"
Menurut J-Cast News, pria itu mengatakan bahwa dia mengunjungi arcade Sega di Tokyo dengan harapan bisa memenangkan hadiah. Meskipun setelah 50 kali gagal, dia merasa ada yang tidak beres.
Staf yang mencoba menunjukkan kepada polisi bahwa tidak ada yang salah dengan mesin tersebut juga mengalami nasib yang sama setelah ia juga gagal menangkap apa pun setelah 200 kali percobaan.
Baca Juga: Unik, Pinkan Mambo Belajar Bisnis dari Permainan Monopoli
Setelah itu, para staf menyerah dan memutuskan untuk menyesuaikan posisi hadiah sebelum akhirnya bisa meraihnya.
Beruntung, polisi tidak mengambil tindakan lebih lanjut. Seorang juru bicara Sega juga mengklarifikasi bahwa meskipun permainan crane bergantung pada keterampilan dan keberuntungan orang yang bermain, mereka masih dapat meminta bantuan staf.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup
-
Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat