Suara.com - Bagi yang menggunakan anting di leinga, tentu pernah menemukan bagian belakangan telinga Anda memiliki bau busuk, bahkan beberapa menyebutnya seperti bau keju.
Ada juga yang menggunakan istilah "ear cheese". Anda mungkin belum pernah mendengar namanya, tapi baunya cukup khas.
Fenomena ini memengaruhi sejumlah besar orang dan siapa pun dengan bagian kuping berlubang kemungkinan besar akan mengalaminya setidaknya sekali.
Tapi apa itu "ear cheese"? Dilansir dari The Sun, ear cheese adalah bagian alami dari tindik telinga dan ini disebabkan oleh penumpukan minyak dan sel kulit mati yang Anda lepaskan.
Tubuh Anda terus-menerus memperbarui dan mengganti sel kulit dan telinga bisa menjadi tempat yang lebih sulit untuk dibersihkan.
Kondisi tadi menyebabkan penumpukan sel dan minyak - yang cenderung menjadi bau saat dibiarkan menempel di kulit berkat anting di bagian belakang.
Jika tindikan Anda lebih baru, kemungkinan besar Anda akan mencium bau karena tubuh Anda mungkin masih bereaksi saat ditusuk.
Orang yang tidak pernah melepas anting-antingnya dan orang yang tindikannya diregangkan juga memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami bau telinga ini.
Tapi, sebenarnya hal itu bisa diatasi. Anda bisa menghilangkan baunya dengan melepas anting; membersihkan perhiasan dan bagian yang ditindik dengan lembut dan membiarkan telinga Anda beristirahat sejenak dari memakainya.
Baca Juga: Curhat Sosialita Kehilangan Anting Rp440 Juta, Mewek Sampai 4 Hari
Untuk meminimalkan bau apa pun di masa mendatang, pastikan area di sekitar telinga Anda bersih dan kering dan hindari memasukkan anting dalam waktu lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset