Suara.com - Mandi dan rutin keramas setelah beraktivitas di luar rumah seakan menjadi kewajiban, khususnya di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Tujuannya, membersihkan diri dari paparan kotoran termasuk virus yang mungkin menempel saat kita berada di luar rumah. Tapi, keramas setiap hari pun bisa membawa masalah, lho, salah satunya membuat rambut kering.
Salah satu solusi untuk mengatasi rambut kering adalah dengan menggunakan kondisioner. Hal ini disampaikan oleh Tan Caroline, Brand Leader Natur. Menurutnya, penggunaan kondisioner tak hanya membuat rambut menjadi lembap dan berkilau saja, tapi juga akan membantu rambut tetap sehat.
Penggunaan kondisioner juga dipercaya menggantikan minyak rambut terutama untuk rambut kering dan melindungi rambut dari kerusakan akibat paparan sinar matahari atau polusi udara.
"Untuk memberikan hasil yang maksimal, dianjurkan untuk menggunakan kondisioner dari batang rambut hingga ke ujung, dan didiamkan selama 2-4 menit, kemudian bilas dengan air bersih," ungkapnya seperti dikutip dari dalam siaran pers peluncuran 3 varian baru kondisioner Natur.
Selain itu, cobalah memilih kondisioner sesuai dengan kebutuhan rambut kita, karena beda kandungannya, fungsi kondisioner juga akan berbeda. Seperti varian baru kondisioner Natur, di antaranya Natur Hair Conditioner Ginseng & Olive Oil, Natur Hair Conditioner Aloe Vera & Olive Oil, dan Natur Hair Conditioner Aloe Vera & Olive Oil.
"Produk hair care dari Natur aman digunakan untuk family yang varian Moringa gunanya untuk memperbaiki rambut yang rusak, menjaga kemilau rambut. Kalau yang Ginseng untuk menguatkan rambut dan Aloe Vera untuk menutrisi helaian rambut,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang