Suara.com - Jika sebelum pandemi Covid-19 naik ojek online disediakan helm dari driver, kini sebagian orang khawatir dan tidak nyaman menggunakan helm yang sudah digunakan penumpang lain karena khawatir tertular Covid-19.
Masalah itulah yang membuat Gojek meluncurkan program 'Zona Nyaman J3K' di beberapa stasiun commuterline (KRL) Jabodetabek.
Program ini mempersilakan para penggunakan KRL untuk menitipkan helmnya di stasiun, sehingga bisa bepergian tanpa ribet.
"Dengan adanya penitipan helm pada Zona NyAman J3K di Stasiun Depok Baru, pelanggan diberi pilihan dan kemudahan untuk membawa helm sendiri guna menjaga kebersihan dan keamanan diri sendiri di tengah pandemi Covid-19,” ujar Vice President Regional Operations Gojek Gede Manggala dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Senin (26/10/2020).
Agar tidak menimbulkan kemacetan, Zona Nyaman J3K juga bisa digunakan para pengguna Gocar dan Goride untuk menunggu drivernya tiba, ditambah tempat penitipan helm jika enggan menggunakan helm dari driver Goride.
"Dengan adanya tempat penitipan helm di Stasiun Depok Baru ini sangat memudahkan masyarakat untuk menjaga diri. Ini merupakan salah satu langkah yang coba kita garap bersama manajemen Gojek dan merupakan yang pertama di Indonesia,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihanayang turut meresmikan Zona Nyaman J3K.
Di lokasi Zona Nyaman J3K juga diklaim gojek sudah diterapkan protokol kesehatan dari mulai physical distancing, pengukuran suhu tubuh, pembersih tangan hand sanitizer, pemberian masker, penyemprotan disifektan hingga penitipan helm pribadi.
Berikut daftar stasiun yang sudah tersedia Zona Nyaman J3K di Jabodetebek:
- Stasiun Sudirman, Juanda, Cakung dan Tanah Abang
- Stasiun Bogor
- Stasiun Cilebut
- Stasiun Depok Baru + Layanan Penitipan Helm
- Stasiun Tangerang + Layanan Penitipan Helm
- Stasiun Bekasi
Baca Juga: Kayak Kembar, Ini 4 Potret Driver Ojol yang Mirip Ahmad Dhani
Tag
Berita Terkait
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?
-
Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra