Suara.com - Ajang pencarian bakat memasak MasterChef Indonesia sampai saat ini masih berlangsung. Namun lagi-lagi, tak jarang ada saja komentar julid warganet yang menyebut acara MasterChef Indonesia penuh dengan adegan dibuat-buat alias settingan.
Menanggapi komentar julid warganet tersebut, akhirnya ketiga juri MasterChef Indonesia angkat bicara. Salah satu yang memberikan pernyataan tegas ialah Chef Juna.
Lalu bagaimana tanggapan Chef Juna saat MasterChef Indonesia disebut settingan?
Melalui channel YouTube Arnold Poernomo, ketiga juri MasterChef Indonesia akhirnya menanggapi tuduhan settingan tersebut.
Chef Arnold, Chef Renatta, dan Chef Juna mengaku cukup kesal serta tak habis pikir ketika mendengar spekulasi dari beberapa orang warganet.
"Sebenarnya justru bingung, yang dimaksud dramanya ini apa? Contoh kejadian Edi (peserta MasterChef Indonesia) curang misalnya, terus pacaran, lah kalau mereka peserta memang pacaran sampai sekarang udah keluar terus gimana?" sebut Chef Juna.
"Gini deh ya, kalian yang di rumah kalau ngerasa ada setting-settingan gitu, lihat muka saya aja deh. Selama karir saya di dunia entertainment, tidak pernah satu pun settingan. Kalau ada settingan pasti tidak ada saya di situ," imbuhnya tegas.
"Saya tidak akan pernah mau, masuk ke dalam sebuah acara yang membodohi masyarakat. Karena itu secara tidak langsung adalah mencari duit haram," ungkap pemilik nama lengkap Junior John Rorimpadey tersebut.
Tak ketinggalan, Chef Arnold dan juga Chef Renatta mengangguk setuju dengan tanggapan tegas Chef Juna tentang tuduhan tersebut.
Baca Juga: Cantik Tak Harus Mahal, Chef Renatta Tetap Memikat Pakai Baju Ratusan Ribu
Di akhir video, Chef Arnold bahkan juga menegaskan bahwasannya yang disetting dalam acara MasterChef Indonesia hanya menyangkut tantangan, waktu
"Jadi konklusinya, apakah MasterChef Indonesia settingan? Yes, kita set the challengenya apa, aturannya apa, sisanya interaksi itu tanggapan mereka masing-masing gitu lho," jelas Chef Arnold.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berjerawat? Ini 5 Pilihannya
-
Terpopuler: Alasan Kasus Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual, Sepatu Lari Lokal Selevel Nike
-
Ramalan 12 Shio Kamis 16 April 2026: Naga dan Kuda Dapat Hoki Besar
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban