Suara.com - Meluasnya deforestasi hutan Amazon di Brasil membuat undang-undang lingkungan yang diterbitkan Presiden Jair Bolsonaro menjadi sorotan.
Dilansir Anadolu Agency, data menunjukkan bahwa penebangan hutan mencapai laju terburuknya sejak 2008, ketika program pemantauan deforestasi nasional yang disebut PRODES mencatat deforestasi seluas 12.911 km persegi.
PRODES memantau deforestasi di Legal Amazon, yang terdiri dari wilayah barat negara bagian Maranhão dan seluruh wilayah negara bagian Acre, Amapá, Amazonas, Mato Grosso, Pará, Rondônia, Roraima dan Tocantins, menggunakan satelit dan telah mempublikasikan laporan tahunan sejak 1988.
Menurut angka resmi oleh Institut Riset Antariksa Nasional (Inpe), Area terdeforestasi di Amazon mencapai 11.088 km persegi pada Agustus 2019 hingga Juli 2020, meningkat 9,5 persen dibandingkan periode sebelumnya (Agustus 2018 hingga Juli 2019), yang mencapai 10.129 km persen.
Pengukuran dilakukan dengan membandingkan citra satelit akhir Juli dengan citra awal Agustus tahun sebelumnya, tanggal yang bertepatan dengan musim kemarau di wilayah tersebut, saat awan lebih sedikit sehingga tidak mengganggu perhitungan.
Data yang dirilis hari ini menunjukkan bahwa pemerintahan Bolsonaro dan Menteri Lingkungan Ricardo Salles gagal memenuhi rencana yang diumumkan pada 2019.
Tanpa menyebutkan tujuan apa pun, Salles saat itu mengatakan bahwa dia bermaksud untuk menghapus deforestasi ilegal dengan menetapkan apa yang dia sebut hanya strategi, tanpa menjelaskannya.
Berbicara di markas Inpe pada Senin, Wakil Presiden Hamilton Mourao, yang mengetuai Dewan Amazon, mengatakan Angkatan Bersenjata terlambat memulai upayanya memerangi penggundulan hutan.
Mourao mengatakan kehadiran militer sudah berpengaruh, karena diperkirakan ada peningkatan 20 persen di kawasan gundul.
Baca Juga: Duh! Pesan PS5, Pembeli Ini Malah Dikirim Makanan Kucing Hingga Tisu Toilet
"Tidak ada yang perlu dirayakan. Justru sebaliknya. Keinginan terakhir kami adalah tidak ada lagi deforestasi ilegal dalam keadaan apa pun," tambah dia.
Berita Terkait
-
Rekor Gila! 23 Kartu Merah di Satu Pertandingan, Cruzeiro vs Atltico Mineiro Rusuh
-
Bisnis AI Terancam Lumpuh? Perang AS, Israel dan Iran Sasar Cloud Amazon
-
Review Film The Secret Agent: Kisah Thriller Rezim Orde Baru Brasil
-
Viral Foto Carlo Ancelotti Dicium Tiga Wanita, Netizen: Definisi Menikmati Hidup di Usia Tua
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
50 Gambar Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis, Siap Pakai untuk Story WA atau Instagram
-
Tertinggal Shalat Ied Berjamaah, Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian di Rumah?
-
Apakah Menikahi Sepupu Termasuk Perkawinanan Sedarah? Ini Penjelasannya
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya