Suara.com - Natal pastilah terasa semarak di Istana Kerajaan Inggris. Anda mungkin akan membayangkan pohon Natal raksasa, ruang perjamuan untuk makan malam yang terdiri dari daging kalkun dan hidangan lainnya, serta puluhan staf yang bertugas mencuci peralatan dapur. Tapi sebenarnya, apa yang disantap keluarga kerajaan, terutama Ratu Elizabeth II, saat Natal?
Selama tiga dekade terakhir, keluarga kerajaan merayakan Natal di perkebunan Sandringham di Norfolk, dengan beberapa generasi bangsawan hadir untuk makan siang yang meriah dan menghadiri misa di pagi hari bersama sang Ratu.
Namun, tahun ini sepertinya perayaan Natal akan sedikit berbeda setelah hengkangnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari kerajaan.
Pada 1 Desember lalu, seperti dilansir dari The Independent, Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa Ratu dan Pangeran Philip akan tetap berada di Windsor alih-alih melakukan perjalanan ke Sandringham. Tidak ada konfirmasi tentang siapa yang boleh bergabung dengan mereka untuk Natal tahun ini.
Namun, meski Ratu mungkin tidak akan dapat berkumpul bersama keempat anak, delapan cucu, dan delapan cicit untuk Natal 2020 ini, akan ada beberapa tradisi meriah yang tetap dijunjung oleh kerajaan.
Apa yang dimakan Ratu saat Natal?
Darren McGrady adalah koki pribadi Ratu selama 15 tahun, menemaninya dalam dua tur kerajaan di Australia dan memasak untuk lima Presiden Amerika. McGrady juga bekerja untuk anggota keluarga kerajaan lainnya - termasuk Putri Diana, dan putra-putranya, William dan Harry.
Dalam serangkaian video YouTube dan wawancara sejak meninggalkan rumah tangga kerajaan, McGrady telah membuka tentang kehidupan di dapur kerajaan. McGrady sebelumnya memberi tahu Majalah Halo! bahwa acara makan terbesar di istana adalah saat Natal.
Para bangsawan cenderung menjaganya tetap tradisional - dengan kalkun klasik yang terhidang di meja makan.
"Itu adalah makanan yang sama setiap tahun," kata McGrady.
Baca Juga: Pohon Natal Setinggi 3,5 Meter Terbuat dari Kain Batik
"Mereka sebenarnya membosankan dalam hal perayaan. Mereka tidak memasak ham atau apapun, hanya kalkun tradisional," katanya.
"Kami membuat tiga kalkun untuk Ratu dan keluarganya di ruang makan kerajaan, satu untuk penitipan anak-anak, dan kemudian lebih untuk 100 staf, jadi semua orang menikmati makan siang Natal," katanya lagi.
Dalam hal mencoba hidangan baru yang meriah, koki kerajaan diinstruksi secara ketat untuk tidak menggunakan rasa yang kuat, seperti bawang putih dan bawang, karena Ratu tidak menyukainya.
"Sang Ratu tidak suka bawang putih, kita tidak akan pernah bisa menggunakannya di Istana Buckingham,” kata McGrady.
Untuk hidangan penutup pada tanggal 25 Desember, puding Natal akan didekorasi dengan holly, disiram dengan brendi, dan pelayan istana akan membawanya untuk dipanggang, ke ruang makan kerajaan.
Meski menyukai perayaan Natal, sang Ratu dikabarkan hanya makan dalam porsi kecil. McGrady sebelumnya mengatakan bahwa Ratu yang berusia 94 tahun itu lebih suka memiliki empat waktu makan kecil sepanjang hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan