Suara.com - Setiap orang pasti memiliki ketakutan masing- masing yang disebut fobia. Fobia merupakan ketakutan berlebihan terhadap sesuatu. Di dunia ini, banyak sekali jenis-jenis fobia yang dialami seseorang.
Biasanya seseorang yang memiliki fobia terhadap sesuatu terjadi karena pengalaman buruk dengan hal tersebut. Untuk itu, di bawah ini terdapat cara mengahadapi fobia beradasarkan pandangan sains seperti yang telah dikutip dari Bustle.com
1. Coba kurangi kepekaan dan pikiran yang berlebihan
Coba kurangi rasa kepekaan dan pikiran yang berlebihan terhadap fobia. Hal itu dapat dilakuakn secara perlahan dengan mengahadapi fobia tersebut. ketika muncul rasa takut, ubah rasa itu dan kurangi ketakutannya. Menurut John M. Grohol, Psy.D. dari PsychCentral.com, mendorong diri sedikit lebih jauh terhadap fobia sangat berguna. Hal itu dapat dilakukan secara perlahan hingga rasa takut itu hilang.
2. Cobalah biofeedback
Biofeedback adalah cara terbaik untuk melihat respons stres diri. Biasanya dokter akan menempelkan alat yang membuat tubuh dapat merasakan hal-hal seperti detak jantuk, napas, dan aktivitas otot. Hal itu dapat membuat tubuh menjadi rileks serta dapat membantu respons fisiologi terhadap stres seperti fobia.
3. Penuhi pikiran terhadap fobia
Kita dapat memenuhi pikiran terhadap fobia yang kita alami. Hal itu dengan membayangkan diri berada di situasi yang berhadapan dengan fobia yang dimiliki. Memenuhi otak dengan ketakutan secara terus menerus akan membuat diri terbiasa. Ketika sudah merasa tubuh terbiasa, kita bisa coba hadapi fobia tersebut.
4. Cobalah minta bantu teman untuk menghadapinya
Ketakutan jika dihadapi dengan sendiri akan membuat semakin cemas dan khawatir. Untuk itu, minta bantuan teman sangat berguna untuk menghadapinya. Misalnya, kita memiliki ketakutan untuk jalan sendirian. Teman bisa bantu untuk menemaninya. Cara menghadapinya, saat sedang berjalan dengan teman cobalah melakukan jarak yang cukup jauh. Hal itu akan membuat diri terbiasa dengan hal itu.
5. Cobalah cari kelompok yang memiliki ketakutan yang sama
Memiliki teman dengan ketakutan yang sama dapat menjadi opsi untuk menghadapi fobia. Dengan memiliki kelompok dengan ketakutan yang sama membuat tingkat kepercayaan diri meningkat. Hal itu dapat membantu menghadapi fobia bersama-sama sehingga mengurangi rasa takut.
6. Cobalah melakukan perawatan
Ketika sudah melakukan beberapa metode, tetapi masih belum bisa juga. Berkunjung ke dokter untuk konsultasi dapat menjadi opsi. Biasanya dokter memiliki beberapa obat untuk mengatasi rasa cemas yang berlebihan. Obat itu harus disesuaikan dengan ketakutan yang kita miliki. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangat diperlukan.
7. Cari tahu mengenai fobia yang dimiliki
Mencari informasi mengenai fobia yang dimiliki dapat membantu mengurangi kekhawatiran yang berlebihan. Misalnya, seseorang memiliki kekhawatiran terhadap kucing. Orang tersebut dapat membaca informasi mengenai kucing, mulai dari bagian apa yang tidak suka disentuhnya, apa yang kucing sukai, mengapa ia suka mencakar, dan lain-lain.
Baca Juga: Eks PM Malaysia Sebut Anak Indonesia Belajar Agama Kebanyakan, Benarkah?
Hal itu sangat membantu seseorang untuk menghadapi fobia tersebut. Jadi ketika bertemu kucing, rasa takut menjadi berkurang karena sudah tau apa saja yang boleh dan tidak dilakukan agar kucing tidak menjadi galak. (Penulis: Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah