Suara.com - Pandemi Covid-19 turut mengubah industri pariwisata, salah satunya tren liburan. Sebelum adanya wabah virus corona destinasi luar negeri lebih banyak diincar oleh para wisatawan muda.
"Dulu, sebelum pandemi, tren keluar negeri mulai marak. Apalagi anak-anak muda, mereka sudah mulai menabung untuk tren jalan-jalan keluar negeri. Traveling keluar negeri itu pasti masuk ke prioritas mereka. Sekarang sudah gak bisa lagi, sudah pasti jalan-jalan seputar domestik," kata praktisi pariwisata di Inspire Travel and Tourism Learning Center Tia Hadimuljono saat dihubungi suara.com, Rabu (23/12/2020).
Menurut Tia, Jepang dan Korea menjadi negara yang paling diminati wisatawan Indonesia selama lima tahun terakhir. Apalagi setelah pemerintah Jepang menetapkan bebas visa bagi turis Indonesia yang memiliki paspor elektronik.
"Jadi selama lima tahun terakhir Jepang masih jadi destinasi favorit. Ditambah lagi dengan produk-produk Jepang yang masuk ke Indonesia, baik dari kartunnya, drama, produk kecantikan," ucapnya.
"Korea juga masuk. Jadi orang kalau gak ke Jepang pilihannya Korea. Malah kadang lebih murah ke Korea daripada Jepang," imbuhnya.
Selain itu, 2020 seharusnya menjadi waktu dipasarkannya wisata di India, Nepal, dan Bhutan. Tia mengatakan, salah satu wilayah di India bernama Ladakh telah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan.
Menurut Tia, kebanyakan wisatawan akan mengincar lokasi tersebut untuk foto hunting. "Ladakh itu salah satu destinasi yang keren banget buat foto hunting," ucapnya.
Lantaran tren yang berubah, kondisi pandemi Covid-19 juga jadi kesempatan untuk para pelaku wisata dalam negeri untuk menggaet minat wisatawan lokal. Menurut Tia, akibat bepergian keluar negeri juga masih dilarang, sehingga wisata domestik menjadi unggulan saat ini.
"Jadi suatu kesadaran tersendiri buat Indonesia mengembangkan potensi dan tempat wisata di Indonesia. Itu kesempatan banget, dan rupanya kesempatan itu dipakai oleh pegiat lokal Indonesia," ucap Tia.
Baca Juga: Peduli di Tengah Pandemi, Smaracatur '85' Surakarta Berbagi di Panti Asuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah