Suara.com - Pelangi, cahaya warna-warni yang terbentuk karena pantulan cahaya matahari ini memiliki banyak mitos seputar keberadaannya. Salah satunya menyebut bahwa pelangi merupakan tangga yang digunakan para bidadari ketika turun dari langit.
Namun, tentu saja mitos tersebut tidak benar. Dan untuk mengenal lebih jauh tentang pelangi, berikut mitos dan fakta pelangi yang perlu Anda tahu, dilansir dari laman Science How Stuff Works.
1. Terdapat pot emas di ujung pelangi
Mitos pelangi yang paling terkenal yaitu mengenai pot emas. Dikatakan, pada ujung pelangi terdapat pot emas yang dijaga Leprechaun yang licik. Leprechaun merupakan sosok peri jantan yang digambarkan pada mitologi Irlandia.
Dalam mitos yang diceritakan, dahulu seseorang di Irlandia menjarah berbagai harta lalu menguburnya di seluruh perdesaan. Barang-barang yang diambil itu, secara tidak sengaja ditemukan oleh Leprechaun.
Sebab barang yang dikubur hasil curian, para Leprechaun tidak mempercayai semua orang lalu mengubur harta tersebut ke dalam pot di bawah tanah seluruh pulau. Dikatakan, ketika pelangi muncul, ujungnya akan mengarah kepada pot emas yang telah dikubur oleh para Leprechaun.
2. Pelangi membentuk busur yang sempurna
Sebenarnya pelangi membentuk satu lingkaran penuh meski Anda hanya melihatnya berbentuk setengah lingkaran. Hal itu terjadi karena seseorang hanya bisa melihat cahaya yang dipantulkan oleh tetesan hujan di atas langit. Oleh karena itu, saat terlihat, pelangi tidak membentuk lingkaran sempurna.
Yang bisa melihat pelangi dengan bentuk lingkaran penuh adalah pilot pesawat atau helikopter. Hal itu karena mereka melihat pantulan cahaya dari atas. Selain itu, beberapa pedaki gunung juga terkadang bisa melihat pelangi membentuk lingkaran penuh.
3. Terdiri dari tujuh warna
Ada 7 warna pelangi yang kita kenal waktu sekolah dulu, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Padahal faktanya, pelangi mengandung lebih dari 1 juta warna. Ketujuh warna yang disebut di atas adalah spektrum warna yang paling sering terlihat.
4. Semua orang melihat pelangi yang berbeda-beda
Saat seseorang melihat pelangi setelah hujan, pandangan cahaya yang dihasilkan setiap orang sebenarnya berbeda. Hal ini karena setiap mata tidak dapat berada di tempat dan ruang yang sama secara bersamaan. Jadi sebenarnya, saat melihat pelangi, pandangan seseorang akan berbeda, walaupun letaknya sama.
Baca Juga: Viral Fenomena Alam Unik di Wonosobo: Awan Berbentuk V Berwarna Kuning
5. Pelangi hanya muncul ketika hujan
Hujan hanya menjadi perantara untuk munculnya pelangi. Hal ini karena cahaya matahari menyinari tetesan pada sudut yang tepat. Itulah yang memunculkan pelangi. Padahal pelangi bisa muncul kapan saja. Pelangi akan muncul ketika terdapat tetesan air di udara walaupun tidak hujan. Tetesan tersebut akan dipantulkan sinar matahari sehingga membentuk warna-warna indah.
6. Pelangi hanya muncul ketika siang hari
Pelangi biasanya muncul saat siang hari. Namun, rupanya pelangi juga bisa terjadi pada malam hari. Pelangi pada malam hari disebul “moonbow” atau pelangi bulan. Busur pada pelangi akan tercipta ketika cahaya yang dipantulkan oleh bulan mengenai tetesan air di udara.
Biasanya pelangi malam ini terebentuk ketika bulan purnama. Warna yang muncul pada moonbow juga memiliki warna yang sama seperti saat siang hari, tetapi warna yang dihasilkan sedikit redup karena tergantung cahaya yang dihasilkan bulan.
7. Kita bisa membuat pelangi sendiri
Ya, setiap orang bisa membuat pelangi kapan saja. Hanya butuh tetesan air yang membelakangi matahari, tidak lama akan muncul lengkungan cahaya berwarna-warni. Selain dengan air, pelangi juga bisa dibuat dari cermin.
8. Kita juga bisa membuat pelangi menghilang
Selain bisa membuat pelangi, kitajuga bisa menghilangkan pelangi. Pada dasarnya, pelangi terbentuk karena pantulan cahaya yang melengkung sehingga membentuk warna-warna indah. Nah, pantulan cahaya ini jika tertutup oleh seseorang, akan membuat warna-warna tersebut menghilang karena gelombangnya terganggu.
9. Pelangi sering muncul di jam yang sama
Walaupun pelangi bisa muncul kapan saja, baik pagi, siang, sore atau malam, tetapi terdapat jam-jam di mana pelangi sering muncul. Namun, secara umum, pelangi lebih mungkin terjadi saat sore hari karena sudut atau pantulan matahari sangat tepat sehingga membentuk lengkungan warna-warni ini. (Fajar Ramadhan)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
AHY Tampar Para Politisi: Bukan Seberapa Keras Bicara, Tapi Apakah Rakyat Lebih Sejahtera
-
6 Panduan Penempatan Akuarium Ikan Koi untuk Kemakmuran Finansial Menurut Feng Shui
-
Titik Api Sudah Terpetakan, Kenapa Korporasi Sulit Dijerat? Pakar UGM Bongkar Caranya
-
Berapa Harga Air Mawar Viva di Indomaret? Cek Varian dan Manfaatnya
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Buku Ini Bikin Anak Tertawa!
-
8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Leo Pria-Wanita, Punya Sisi Dominan yang Bikin Penasaran
-
Belajar Melihat Dunia dari Perspektif Berbeda, Bekal Generasi Muda Menyambut Masa Depan
-
Menyelami Sensasi Sensori dan Ketegangan dalam Film 'Tuner'
-
Dana IPO Superbank Rp1,4 T Masih Menganggur