Suara.com - Pandemi Covid-19 masih saja menggila meski sudah memasuki tahun 2021. Tak ada yang pernah tahu kapan virus ini mereda.
Sama halnya dengan kapal pesiar, tak ada yang tahu kapan mereka akan kembali berlayar di laut lepas. Namun, satu perusahaan bertaruh di tahun 2022, orang-orang sudah bisa berlayar, bahkan tanpa pakaian.
Bare Necessities merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan pelayaran nudist atau telanjang. Melansir dari Fox News, mereka mengumumkan akan menjadi tuan rumah acara 'Big Nude Boat' pada Februari 2022.
Pelayaran tanpa busana tersebut dipesan pada Carnival Pride dan akan berlangsung selama dua minggu. Waktu tersebut lebih lama dibandingkan pelayaran kapal pesiar tanpa busana sebelumnya yang hanya 1 minggu.
Pengumuman tersebut juga menyebutkan bahwa Carnival Pride, salah satu roh perahu kelas karnaval, memiliki tema dekorasi yang mencakup patung dan lukisan telanjang klasik.
"Kami akan merasa seperti di rumah sendiri," tulis Bare Necessities pada pengumuman mereka.
Selain itu, mereka juga menyebutkan penumpang telah banyak memperpanjang masa liburan mereka. "Wisatawan Eropa dan Australia mengatakan mereka ingin kapal pesiar yang lebih lama dan terbang melintasi kolam," ungkapnya.
Pelayaran kapal pesiar tanpa busana ini akan berangkat dari Tampa, Florida dan akan berhenti di sejumlah pelabuhan di Panama, Kolombia, Bonaire, Curacao dan Puerto Rico.
Pelabuhan Tampa dipilih sebagai titik keberangkatan karena aksesnya yang mudah dari resort nudist di Florida.
Baca Juga: Jual Kapal Pesiar Cuma Rp 3 Jutaan, Alasan Penjual Ini Bikin Tepuk Jidat
Meski perjalanan ini merupakan pelayaran tanpa busana, bukan berarti mereka akan terus telanjang. Semua penumpang diharuskan memakai pakaian ketika kapal bersandar di pelabuhan atau kapten mengumumkan pakaian diperlukan.
Kapal The Big Nude Boat dijadwalkan akan berlayar pada 13 Februari 2022 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya