Suara.com - Di zaman sekarang, pemeriksaan jenis kelamin buah hati biasanya dilakukan dengan menggunakan alat USG saat kontrol kehamilan. Tapi, kebayang nggak, sih, bagaimana cara para orangtua zaman dulu prediksi jenis kelamin bayi tanpa USG?
Para orangtua zaman dahulu biasanya prediksi jenis kelamin bayi melalui kebiasaan atau ciri-ciri yang melekat pada ibu yang sedang hamil. Meski tentu saja cara seperti ini tidak akurat, tetapi tetap menyenangkan untuk diketahui saat ini.
Nah, berikut adalah beberapa cara unik prediksi jenis kelamin bayi berdasarkan cerita dan mitos masyarakat di China yang bisa juga Anda praktikkan sekarang, dikutip dari laman Little Things.
1. Wajah Ibu Hamil yang Menjadi Lebih Bercahaya
Banyak yang percaya bahwa kehamilan bayi laki-laki akan membuat calon ibu jadi lebih cantik, yang ditunjukkan dengan wajah jadi lebih bercahaya atau lebih glowing.
2. Fisik Ibu Hamil yang Berubah
Ibu hamil memang akan mengalami beberapa perubahan secara fisik karena adanya lonjakan hormon selama kehamilan. Zaman dahulu, hal ini dipakai untuk memperkirakan jenis kelamin bayi.
- Jika ibu hamil memiliki banyak jerawat, maka itu menandakan sedang hamil bayi berjenis kelamin perempuan. Jika hanya ada sedikit jerawat, berarti anaknya laki-laki.
- Tumbuhnya bulu secara signifikan di beberapa bagian tubuh saat hamil menandakan bahwa ibu sedang mengandung anak laki-laki.
- Kulit yang menjadi berminyak menandakan kehamilan anak perempuan, dan jika sebaliknya berarti ibu hamil sedang mengandung anak laki-laki.
- Rambut yang terlihat kusam menandakan bahwa ibu hamil sedang mengandung anak perempuan.
- Penambahan berat badan yang membuat ibu hamil menjadi terlihat lebih besar di seluruh bagian tubuh menandakan bahwa ibu sedang mengandung anak laki-laki.
- Pembengkakan kaki selama hamill juga menjadi tanda jenis kelamin bayi. Jika mengandung bayi laki-laki, dipercaya ibu tidak akan mengalami kaki bengkak.
- Jika ibu hamil mengalami pembesaran payudara di sebelah kiri lebih besar, menandakan sedang mengandung anak perempuan.
- Jika suhu kaki ibu hamil dingin, berarti ia sedang mengandung anak laki-laki.
- Puting yang menggelap menandakan bahwa ibu hamil sedang mengandung anak laki-laki. Jika tidak mengalaminya, berarti ibu hamil senang hamil anak perempuan.
- Jika posisi perut atau baby bump rendah, dipercaya hal ini menjadi tanda hamil anak laki-laki. Jika posisi perut tinggi, dipercaya ibu hamil sedang mengandung anak perempuan.
- Sakit kepala saat hamil menandakan bahwa dirinya sedang mengandung anak laki-laki.
3. Menggunakan Uji Tes Menggunakan Baking Soda
Uji tes menggunakan baking soda ini bisa dilakukan dengan mencampurkan urin ibu hamil dengan dua sendok makan baking soda. Jika ada suara mendesis saat dua bahan tersebut tercampur, maka bayi yang dikandung adalah laki-laki. Sedangkan jika tidak ada yang terjadi sama sekali, berarti bayinya perempuan.
4. Linea Nigra
Linea nigra adalah garis vertikal berwarna gelap yang akan terlihat melintang di perut ibu selama kehamilan. Linea nigra ini dipercaya juga bisa menentukan jenis kelamin bayi di dalam kandungan, lho. Jika linea nigra berujung di bawah pusar, maka bayinya perempuan. Namun, jika linea nigra memanjang ke atas sampai melewati pusar, maka bayinya laki-laki.
5. Pola Ngidam Ibu Hamil
Menurut kepercayaan, jika ibu hamil mengidam makanan manis, itu berarti bayi yang sedang dikandungnya berjenis kelamin perempuan. Akan tetapi, jika ibu hamil mengidam makanan asin, berarti bayinya laki-laki.
6. Tingkat Keteledoran Ibu
Jika ibu hamil menunjukan pola tingkah laku yang kerap menabrak benda di sekitarnya ketika berjalan, dipercaya bayinya adalah laki-laki. Jika ibu hamil masih tetap beraktivitas dengan rapi seperti biasa, maka itu pertanda bayinya perempuan.
Baca Juga: Pemeriksaan USG Jenis Kelamin Bayi Belum Akurat, Pasutri Bisa Tes DNA Lho
7. Berat Badan Suami
Jika selama hamil, suami mengalami kenaikan berat badan, dipercaya hal ini menjadi pertanda bahwa sang istri sedang mengandung anak perempuan. Jika tak ada perubahan pada fisik suami, berarti bayinya adalah laki-laki.
8. Kebiasaan Posisi Tidur Ibu Hamil
Menurut kepercayaan, posisi tidur ibu hamil pun bisa dijadikan standar untuk memprediksi jenis kelamin bayi. JIka ibu hamil nyaman tidur dan berbaring dalam posisi menghadap ke kiri, maka bayinya adalah laki-laki. Jika ke arah kanan, berarti bayinya perempuan.
Prediksi kehamilan berdasarkan mitos dan kepercayan masyarakat tentu tidak akurat karena tidak memiliki landasan ilmiah. Akan tetapi, prediksi jenis kelamin bayi dengan cara seperti ini juga cukup asyik dilakukan sambil menunggu hasil USG yang lebih akurat.
Sumber:
https://id.theasianparent.com/cara-prediksi-jenis-kelamin-bayi
Baca juga:
https://id.theasianparent.com/sumber-vitamin-a
https://id.theasianparent.com/manfaat-singkong-bagi-kesehatan
| Published by The Asian Parent |
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Terpopuler: Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah, 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum