Suara.com - Memiliki masalah kulit bisa sangat mengganggu kepercayaan diri seseorang. Namun, beberapa orang mungkin baru datang ke klinik kecantikan ketika masalah kesehatan kulit sudah tidak terkontrol. Apakah ini tepat?
Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin Dr. dr. Raendi Rayendra Sp.KK., M.Kes, perawatan kulit dimulai sedini mungkin, tanpa perlu menunggu munculnya masalah kesehatan.
"Sebetulnya kalau untuk kulit enggak perlu muncul masalah. Karena kulit baik-baik pun butuh perawatan, jadi jangan nunggu sakit, jangan nunggu rusak. Tapi kalau batasannya, sebatas individu sudah merasa tidak nyaman dengan kondisi mukanya," ujarnya ditemui di kliniknya, Rayendra Dermayology & Aesthetic Center, Bintaro, Tangerang, Sabtu (23/1/2021).
Ketika baru pertama kali melakukan perawatan wajah di klinik, sebenarnya tidak terlalu penting pemberian krim oles atau treatment lainnya. Dokter Raendi menjelaskan bahwa prinsipnya, merawat kesehatan kulit dimulai dengan menjaga kebersihan.
"Perawatan dasar itu pasti kebersihan. Bisa menggunakan sabun, bisa menggunakan tisu pembersih, misellar water, itu bisa. Pokoknya prinsipnya nomor satu kebersihan. Jadi dari luar dulu pengobatannya, enggak harus dimasukin apa pun, diolesin sana sini, belum tentu penting," ucapnya.
Ia menyarankan agar membersihkan wajah minimal dua kali dalam sehari yakni pagi dan malam sebelum tidur. Khusus khusus bermasalah seperti berjerawat, sebaiknya bersihkan wajah hkngga tiga kali sehari, pagi, siang, dan malam.
Setelah kulit dibersihkan, langkah selanjutnya dengan memberikan pelembab. Ia menyampaikan, pelembab tetap penting baik untuk kulit kering maupun berminyak. Setelah itu, dilanjutkan dengan sunscreen setiap pagi.
"Juga saran saya tetap pakai krim malam atau krim yang memiliki sifat eksfoliatif ringan," katanya.
Jika muncul masalah kulit apa pun, misalnya berjerawat atau flek, Raendi mengingatkan jangan menunda untuk datang ke dokter kulit. Karena berpotensi makin buruk dan sulit diatasi.
"Jadi kalau flek baru sedikit, saran saya segera obati. Karena kalau dibiarkan nanti produksi kolagen meningkat akhirnya jadi flek yang tebal dan dalam. Nanti ada jerawat, kita enggak tahan pencet-penceh akhirnya jadi bopeng-bopeng. Kalau sudah bopeng susah memperbaikinya, mahal, dan sakit," ucapnya.
Baca Juga: Krim Kolagen VS Suplemen Oral, Mana yang Lebih Efektif Cegah Penuaan?
Berita Terkait
-
Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan
-
Tren Skincare Makin Berbasis Sains, Perawatan Kulit Kini Menyasar hingga Tingkat Sel
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Apa Bedanya Hair Tonic dan Hair Serum? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi