Suara.com - Berapa kali normalnya Anda memutuskan untuk mandi dalam sehari? Bahkan bagi mereka yang merasa malas, jarang ada yang bisa bertahan berhari-hari tanpa mandi.
Namun, lain halnya dengan pria yang dijuluki manusia terkotor di dunia satu ini. Pria asal Iran bernama Amou Haji tersebut sudah hampir 7 dekade tidak mandi.
Menyadur India Times, Amou Haji adalah pria 87 tahun yang tinggal di desa Dejgah, provinsi Kermanshah, Iran. Pria itu telah menghabiskan 67 tahun terakhir tanpa mandi.
Akibat keengganannya menyentuh air, penampilan Amou Haji pun tampak kotor dan berdebu. Baik kulit maupun rambutnya berwarna keabuan.
Selain itu, rambut Amou Haji juga dibiarkan berantakan. Saat ditanya, Amou Haji mengaku bahwa ia menjalani gaya hidup tidak mandi karena takut air.
Sejak umur 20-an tahun, Amou Haji percaya bahwa jika ia mandi, maka dirinya akan jatuh sakit. Pria ini juga menjalani kehidupan terisolasi akibat masalah emosional saat masih muda.
Selain gaya hidup menolak mandi, Amou Haji juga punya kebiasaan makan yang tidak biasa. Ia suka memakan bangkai hewan yang sudah busuk. Pria ini menyebut makanan favoritnya adalah landak.
Amou Haji juga meyebutkan bahwa ia suka menghabiskan waktu untuk merokok. Namun, rokok yang digunakan pria ini tidak mengandung tembakau. Sebaliknya, Amou Haji lebih suka menggunakan pipa berkarat untuk merokok kotoran hewan.
Terlepas dari rasa takutnya kepada air, Amou Haji tetap minum sebanyak 5 liter air sehari. Air yang diminumnya juga diwadahi kaleng berkarat.
Baca Juga: Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!
Sedangkan untuk memotong rambut, pria 67 tahun ini memilih untuk membakarnya dengan menggunakan api. Amou Haji membiarkan rambutnya tumbuh sepanjang bahu disertai kumis dan jenggot. Sementara saat musim dingin, ia akan menggunakan helm.
Meski menjalani gaya hidup berbeda, Amou Haji mendapat bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Pasalnya, pria ini juga memilih tinggal di lubang dalam tanah yang mirip kuburan.
Namun, beberapa orang memutuskan untuk membangun pondok batu bata terbuka untuknya karena merasa kasihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan