Suara.com - Banyak orang pernah mengalami betapa sulitnya terpisah secara fisik dari orang yang kita cintai selama pandemi Covid-19.
Tentu, kondisi itu sangat tidak mudah dilewati. Tapi jangan khawatir, kini pakar hubungan memberikan tips untuk memperkuat hubungan di tahun 2021 ini.
Melansir dari Womenshealthmag.com, menurut Miranda Wilcox, MA, PCC, pendiri, pelatih dan konsultan di Thrive Potential, LLC, menumbuhkan hubungan positif dengan orang lain akan menjadi bagian penting dari kesehatan mental untuk tahun 2021.
“Kita perlu mengurangi beban emosional dan isolasi Covid-19 dengan sengaja, seperti tentang dengan siapa kita berinteraksi dan bagaimana kita melakukannya," kata Miranda.
Miranda menambahkan bahwa teknologi, yang sering kali menyebabkan perasaan terputus, juga dapat digunakan sebagai alat untuk membangun hubungan.
"Terlepas dari lokasinya, percakapan yang tepat dapat memberikan rasa saling pengertian, memiliki, dan komitmen, ucapnya lagi.
Berikut 5 para ahli dalam membangun hubungan yang kuat di tahun 2021 yang dilansir dari Womenshealthmag.com:
- Luangkan waktu untuk merefleksikan diri
Donna T. Novak, Syd., seorang psikolog berlisensi di Simi Valley, California, menekankan betapa pentingnya merasa aman dalam diri secara pribadi — atau setidaknya berusaha untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik, dikombinasikan dengan mencintai diri sendiri.
Baca Juga: Suami Murka saat Ciduk Istri Mesum sama Lurah, Publik: Ganti Istri Aja Mas
“Saat kita berperang dengan diri kita sendiri, sulit untuk mempertahankan dan membangun hubungan yang kuat,” katanya. Cinta dimulai dari Anda, dan baru kemudian cinta dapat mengalir ke dalam diri kita untuk membiarkan hubungan luar kita tumbuh.
- Mendengar Dengan Cara Yang Baru
Salah satu hal yang merusak banyak hubungan, baik pribadi maupun profesional, adalah kita mulai berasumsi bahwa kita mengetahui hasil percakapan.
“Misalnya, dalam pernikahan, pasangan akan berasumsi bahwa mereka tahu apa yang akan dikatakan pasangannya, sehingga mereka berhenti mendengarkan setelah memulai kalimat,” kata Amie Devero, presiden Beyond Better Strategy And Coaching.
-Mengajukan pertanyaan yang lebih baik
“Pertanyaan adalah cara kami menunjukkan kepada orang lain bahwa kami ingin tahu, kami terlibat, dan kami ingin lebih, dan sebagai hasilnya, bertindak sebagai perekat relasional," kata Kate Gigax, pendiri Development Corps, sebuah firma konsultasi dan pelatihan kepemimpinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Cek Link dan Cara Daftarnya!
-
Apakah Sepatu Skechers Bisa Dicuci di Mesin Cuci? Ini 4 Serie-nya yang Washable
-
Bibir Kering Sebaiknya Pakai Lip Cream Apa? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 45 Tahun
-
Dari Ruang Kelas ke Forum Dunia: Cara Pelajar Indonesia Dilatih Jadi Diplomat Muda
-
6 Lip Balm Mengandung SPF Cocok untuk Cuaca Kering dan Berangin
-
4 Rekomendasi Moisturizer Lokal Terbaik untuk Menjaga Kekencangan dan Elastisitas Kulit
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama, Awet Seharian Mulai Rp20 Ribuan
-
Jenis Lipstik Apa yang Tahan Lama? Intip 6 Pilihan dengan Harga Terjangkau
-
Apa Agama Ranty Maria yang Menikah dengan Rayn Wijaya di Bali? Simak Profil Lengkapnya
-
Kisah Ibu Cholifah: Dari Warung Sederhana, Percaya Diri Bantu Ekonomi Keluarga