Suara.com - SPRITE sebagai salah satu minuman berkarbonasi ternama di Indonesia membuat gebrakan baru. Selama 50 tahun SPRITE dikenal dengan botol hijaunya yang ikonik.
Di tahun 2021, menjelang Hari Peduli Sampah Nasional, SPRITE mengubah kemasannya menggunakan botel PET bening. Kemasan botol PET bening dipilih dengan tujuan agar lebih mudah untuk didaur ulang nantinya.
Botol PET bening memiliki sifat yang mudah bentuk dan dapat diproses berulang kali. Nantinya, kemasan SPRITE bekas pakai dapat diolah menjadi barang yang lebih bernilai.
Gebrakan mengubah kemasan ikonik ini sejalan dengan visi Coca-Cola yaitu "World Without Waste" atau dunia tanpa sampah.
"Hal ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu menyelesaikan isu tentang sampah di Indonesia. Kami mengajak semua pihak untuk lebih peduli pada lingkungan," ungkap Triyono Prijosoesilo, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia pada Kamis (18/2/2021).
Meskipun kemasan SPRITE nantinya akan berubah, soal rasa, harga, dan ukuran kemasan akan tetap sama. SPRITE berkomitmen untuk tetap memberikan kesegaran pada konsumen.
Selain dampaknya pada lingkungan, berubahnya kemasan botol ikonik SPRITE juga dapat membantu perputaran ekonomi masyarakat.
Menurut M. Bijaksana Junerosano selaku managing director Waste4Change botol PET bening memiliki harga lebih mahal dibanding botol plastik jenis atau warna lain.
"Teman-teman daur ulang jadi lebih happy. Karena ini ada perputaran ekonomi dan ada keuntungan luar biasa bukan hanya dari perusahaan tapi masyrakat dari atas ke bawah," ujar lelaki yang akrab disapa Ano pada konfrensi pers SPRITE #LihatDenganJernih.
Baca Juga: Kisah Kreatif Warga Jepara Ubah Limbah Botol Jadi Kap Lampu Mewah
SPRITE juga mengajak masyarakat untuk melakukan aksi nyata menjaga lingkungan. SPRITE membuat gerakan 'Lihat dengan Jernih' yang berkolaborasi dengan Waste4Change, PlusTik, dan Yayasan Sejuta Kacamata Untuk Indonesia.
Gerakan 'Lihat dengan Jernih' ini akan mengajak masyarakat untuk mengumpulkan botol plastik. Nantinya botol plastik itu akan dikirimkan ke Wast4Change dan selanjutnya diolah menjadi kacamata.
Konsumen yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini berkesempatan mendapatkan 2 kacamata. Salah satu kacamata yang didapat akan didonasikan melalui Yayasan Sejuta Kacamata Untuk Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
Baju Teal Blue Cocoknya Pakai Kerudung Warna Apa Saja? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Teal Blue dan Ash Blue Cocok untuk Warna Kulit Apa?
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan
-
10 Pilihan Moisturizer Cream yang Efektif Memperkuat Skin Barrier
-
5 Hair Tonic Pria Terbaik untuk Atasi Garis Rambut Mundur, Ampuh Kembalikan Kepercayaan Diri
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba