Suara.com - Saat makan di restoran mewah atau restoran cepat saji, biasanya akan dikenakan biaya service atau layanan. Namun, saat makan di rumah makan yang sederhana, umumnya tak ada biaya layanan yang dikenakan ke pelanggan.
Rupanya, seorang pria mengalami hal tak terduga saat makan di rumah makan yang cukup sederhana. Hal ini ia bagikan melalui akun TikTok @doharto.
Dalam video tersebut ia menjelaskan kecewa dengan salah satu rumah makan yang ia kunjungi. Pria ini menunjukkan nota pembayaran dari sebuah rumah makan.
Di dalam note tersebut, bagian nasi dicoret dan diganti dengan tulisan service atau pelayanan. Pihak rumah makan mengatakan hal itu karena Doharto dan keluarga tak memesan nasi.
Doharto dikenakan biaya layanan Rp50 ribu karena tak memesan nasi. Padahal, pihak Doharto tak memesan nasi karena membeli ikan mencapai 10,3 kilogram.
Dalam nota tertera upah masak, sambal, teh manis, air mineral, dan lainnya yang dikenakan. Untuk upah masak 6 kilogram ikan dan 4,3 kilogram bumbu dikenakan biaya sebesar Rp206 ribu.
Rupanya video ini menarik perhatian banyak warganet. Lebih dari seribu komentar memenuhi unggahan ini.
"Sekalian aja biaya cuci piring dan beli sabun ya," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya turut berkomentar. "Mahalan service dibanding nasinya. Kayak mana service Rp50 ribu di rumah makan begitu? Piringnya jalan sendiri kah?" Ujar warganet ini.
Baca Juga: Usaha Restoran Terhantam Pandemi, Pemilik Resto Ini Jadi Perajin Kayu
"Makan di daerah itu emang mahal. Karena termasuk di daerah wisata. Makanya nggak berani kalo main-main ke sana," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Senin (15/3/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 900 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan