Suara.com - Quarter Life Crisis terjadi saat seseorang mempertanyakan jalan hidupnya. Ini merupakan keadaan emosional dari masa transisi dari periode remaja hingga dewasa, sehingga proses tersebut akan mencapai kemandirian dan emosional dari orang tua.
Menurut psikolog Nidya Dwika Puteri, M.Psi., QLC terjadi pada masa tahapan dewasa awal, seperti perkembangan pada usia 20-40 tahun. Artinya, tidak menutup kemungkinan bahwa QLC terjadi pada usia yang lebih lanjut.
"Jadi apabila di fase QLC ini teman-teman tidak berhasil mengatasinya dengan cara yang tepat, tentu saja itu akan terus berlanjut ke tahapan berikutnya, yaitu krisis paruh baya. Jadi sebaiknya di tahapan ini sebisa mungkin diatasi," ungkapnya lewat webinar Quarter Life Crisis: How To Handle It?, baru-baru ini.
Menurutnya, QLC yang terjadi pun berbeda-beda, hal ini terkait bagaimana karakter individu, bagaimana lingkungannya, pola pengasuhannya, jadi banyak pengaruh seseorang dalam menghadapi QLC itu sendiri.
Selain itu, ia juga mengatakan apa saja yang perlu dipersiapkan dalam menghadai fase Quarter Life Crisis. Yang pertama yang perlu dilakukan adalah memahami tahapan perkembangan hidup, dengan memahami tahapan tersebut dapat membantu menyusun langkah-langkahnya.
"Dengan memahami tahapan perkembangan hidup, sebenarnya itu membantu kita dan mampu menyusun step-stepnya. Dan ketika kita paham, oh ya memang saya lagi berada di tahapan penuh dengan krisis. Itu membuat kita merasa wah saya tidak sendiri, dan itu normal," ungkapnya.
Penting membuat prioritas hidup, minat atau passion, dan berbagi dengan teman terdekat atau keluarga.
"Dan apabila masih mengalami kesulitan, nggak ada salahnya untuk menemui profesional," ungkap Nidya Dwika Puteri, M.Psi.
Menurut Lina Karlina, selaku Director SHINA Consulting, Quarter Life Crisis terjadi karena seseorang memiliki rasa insecure, kebingungan, dan keraguan sekaligus kecemasan pada masa depan yang belum pasti.
Baca Juga: Duh! Influencer Cantik Ini Ternyata Pria Paruh Baya, Netizen Syok
Selain itu, penyebab QLC berawal dari faktor internal, seperti harapan dan impian, hubungan percintaan (keluarga dan pertemanan), tantangan akademis, dan kehidupan pekerjaan.
Tak hanya itu, ketidakstabilan juga berpengaruh pada orang yang mengalami fase QLC, seperti pindah kerja dan hubungan asmara.
Berita Terkait
-
Review Drama Voice, Aksi Menegangkan Tim 112 Dalam Memburu Pembunuh Berantai
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
Khawatir Siswa Takut Kembali ke Sekolah Usai Temuan Senjata, KPAI Siapkan Pendampingan Psikologis
-
Quarter Life Crisis dan Makna Kemerdekaan Gen Z: Merdeka Bekerja Belum Tentu Merdeka Hidup
-
Jebakan Budaya "Ewuh Pakewuh": Kenapa Warga +62 Sering Jadi People Pleaser?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir