Suara.com - Merasa marah dan kesal adalah sesuatu yang wajar. Tapi yang berbahaya jika sudah melukai diri sendiri dan orang lain, atau bahkan menimbulkan kerusakan karena marah akan sesuatu.
Ingat, ada cara mengendalikan amarah agar tidak meledak seperti yang disarankan Psikolog, Felicia Ilona dalam acara Psych Online Class Self Care Series, Sabtu, 27 Maret 2021 berikut ini.
1. Ambil jeda waktu
Kiat ini disarankan Felicia saat dalam suasana konflik, pikiran panas dan emosi terus menerus naik terpancing konflik tersebut. Maka langsung istirahatkan pergi dan menghindar lebih dulu. "Contohnya lagi berantem sama teman, nada makin naik. Oke setop, nanti dulu, nanti dibahas lagi, dinginin kepala dulu, itu namanya time off," terang Felicia.
2. Berhenti pikirkan hal yang membuat marah
Saran ini diberikan apabila berhadapan pada sesuatu yang membuat kesal, entah itu masalah atau seseorang. Maka mencegah agar marah tidak bekepanjangan adalah dengan berhenti menemui dan memikirkan si sumber masalah.
"Udah gak usah pikirin itu daripada kesal. Atau ingat-ingat kejadian orang yang bikin kita kesal, kita setop, kalau perlu distraksi jadi pikiran lain," ungkapnya.
3. Fokus pada hitungan
Metode ini bisa dilakukan saat dalam kondisi seseorang yang tidak mungkin bisa menghindari situasi yang memancing amarah. Maka cobalah fokus berhitung dalam hati, tujuannya agar emosi tidak terpancing.
"Fokus pada hitungan. Misalnya lagi macet, manage pikiran saya. Udahlah berapa puluh mobil juga merasakan ini juga, jadi ubah pikiran saya untuk fokus hal yang lain," pungkas Felicia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya