Suara.com - Pasca menikah, setiap orang tentu ingin menghabiskan momen bulan madu bersama pasangan. Meski begitu, tak sedikit pula yang terpaksa menunda bulan madu terlebih di tengah pandemi.
Namun, lain halnya dengan pasangan suami-istri asal Malaysia ini. Karena nekat bulan madu, keduanya malah berakhir dipenjara.
Melansir The Star, perempuan bernama Iram Naz Hafiz Sabir Muhammed dan suaminya, Azharique Shah Abdul Jalil pergi ke luar kota untuk bulan madu.
Tak hanya itu, keduanya pamer foto-foto bulan madu di media sosial hingga menjadi viral. Pasangan ini juga diketahui memberikan tips untuk pergi ke luar kota saat pandemi.
Setelah foto-foto pasangan ini viral, terungkap bahwa keduanya telah berbohong ke polisi. Agar bisa ke luar kota di tengah PSBB, keduanya mengaku hendak bepergian ke Johor Baru dengan alasan pekerjaan.
Bahkan, pasangan ini menggunakan surat dari perusahaan untuk diberikan ke polisi. Namun, keduanya kepergok asyik bulan madu alih-alih bekerja.
Menyadur Sinar Harian, pasangan ini berakhir dipenjara selama satu hari dan diminta membayar denda RM 2.500 atau sekitar Rp8,8 juta.
Namun, jika tidak bisa membayar denda, pengadilan memerintahkan agar keduanya dipenjara selama sebulan.
Iram Naz dan suaminya sendiri telah memohon agar hukuman mereka diperingan. Keduanya mengaku mengunggah foto bulan madu hanya untuk keluarga.
Baca Juga: Dipenjara 20 Tahun karena Mencuri Kemeja, Pria Ini Akhirnya Bebas!
"Insta story yang saya buat hanya untuk keluarga dan teman di Instagram saya, yang menyebarkan cerita adalah orang yang tidak saya kenal," ungkap si istri dalam pengadilan.
"Saya memohon kepada mahkamah agar tidak mengenakan hukuman penjara karena saya adalah tulang punggung keluarga, kami menyesal serta berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut."
Meski begitu, hakim tetap memutuskan memberi hukuman penjara meski sehari. Pasalnya, pasangan ini menulis di Instagram bahwa mereka bisa bulan madu karena telah menipu polisi.
Selain itu, keduanya juga telah melanggar PSBB dan dianggap memberikan contoh buruk bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Hair Tonic Pria Terbaik untuk Atasi Garis Rambut Mundur, Ampuh Kembalikan Kepercayaan Diri
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba
-
15 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 ke Atas untuk Perlindungan Maksimal dari Sinar Matahari
-
Resep Ayam Bacem Khas Jogja untuk Hidangan Spesial Keluarga di Rumah
-
5 Rekomendasi Merek Sneakers Lokal untuk Kaki Besar, Ada yang Punya Size sampai 47
-
6 Rekomendasi Tas untuk Tektok Gunung, Merek Lokal Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu Eiger untuk Hiking dan Aktivitas Harian dengan Material Breathable
-
Tak Sekadar Promo, Begini Strategi Ritel Dekat dengan Generasi Muda Lewat Digital
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Senyaman Hoka Clifton untuk Long Run