Suara.com - Jaringan restoran Pizza Marzano mengumumkan kebijakan untuk hanya memakai telur bebas kandang baterai di Indonesia, sebuah keputusan yang menurut para ilmuwan dan pendukung kesejahteraan hewan, secara signifikan dapat meningkatkan kesejahteraan ayam petelur.
Kebijakan tersebut dicapai setelah berbulan-bulan berdialog dengan Act For Farmed Animals (AFFA), koalisi LSM perlindungan hewan Sinergia Animal and Animal Friends Jogja.
Perusahaan yang merupakan bagian dari grup internasional Pizza Express ini mulai menggunakan telur bebas kandang baterai di semua lokasi di Indonesia pada Februari 2021, dan akan menyelesaikan transisi penuh dalam rantai pasokan mereka pada tahun 2025.
“Pizza Marzano mengambil sikap yang sangat penting dengan mengumumkan komitmen ini di Indonesia. Ayam sangat menderita ketika mereka dikurung dalam kandang baterai kecil, di mana mereka bahkan hampir tidak bisa bergerak. Konsumen tentu akan senang dengan langkah ini karena mereka kini semakin paham dan sadar tentang makanan yang mereka pilih”, komentar Elly Mangunsong, Corporate Outreach Coordinator dari AFFA melalui siaran pers yang Suara.com.
Kandang baterai adalah sistem produksi telur intensif yang menempatkan ayam di ruang yang sangat padat sehingga tidak dapat berjalan dengan bebas, mematuk, atau merentangkan sayap sepenuhnya, yang merupakan perilaku alami yang sangat penting untuk kesejahteraan ayam petelur.
Dalam sistem kurungan jenis ini, banyak hewan menderita cedera dan bulu rontok karena kontak terus-menerus dengan kawat kandang. Sekitar 80 persen produksi telur di Indonesia berasal dari kandang baterai, yang berarti lebih dari 120 juta ayam menghabiskan seluruh hidupnya dalam kondisi seperti ini.
Selain itu, menurut beberapa penelitian terbesar yang pernah dilakukan, jenis produksi ini memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi Salmonella, bakteri yang dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, peralihan ke telur bebas kandang juga dapat dikaitkan dengan peningkatan keamanan pangan.
Di Indonesia sendiri, Pizza Marzano memiliki 20 gerai. Restoran ini sekarang menjadi bagian dari tren global yang mengubah cara pandang tentang produksi telur. Perusahaan besar lainnya, seperti Burger King dan Autogrill, juga telah mengumumkan komitmen telur bebas kandang baru-baru ini di Indonesia, setelah percakapan dengan AFFA.
“Meskipun pengumuman ini merupakan kemajuan yang penting, jalan yang harus ditempuh masih panjang untuk melindungi hewan-hewan ini di Indonesia. Untuk mencegah ayam lain mengalami semua penderitaan dan rasa sakit di dalam kandang, kami meminta perusahaan makanan lain, termasuk McDonald's, untuk juga berhenti menjual produk yang dibuat dengan telur dari ayam yang dikurung di Indonesia," tutup Elly.
Baca Juga: Jadi Mirip Telur Ceplok, Penampakan Nastar Ini Bikin Warganet Tahan Tawa
Berita Terkait
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok
-
Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya
-
5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
-
Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu