- Harga berbagai komoditas pangan nasional di pasar tradisional mengalami penurunan signifikan pada Jumat, 12 Juni 2026.
- Data PIHPS menunjukkan penurunan harga terjadi pada cabai, daging ayam, telur, minyak goreng, beras, dan daging sapi.
- Bawang merah, bawang putih, dan gula pasir premium justru mengalami kenaikan harga di pasar seluruh provinsi Indonesia.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional mengalami penurunan pada Jumat (12/6/2026). Penurunan paling dalam terjadi pada kelompok cabai, daging ayam ras, hingga telur ayam ras berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia.
Berdasarkan data rata-rata nasional dari pasar seluruh provinsi yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 08.57 WIB, harga cabai merah keriting tercatat sebesar Rp37.000 per kilogram (kg). Angka tersebut turun 39,34 persen atau Rp24.000 dibandingkan periode sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang kini berada di level Rp45.000 per kg setelah terkoreksi 30,26 persen atau turun Rp19.500. Sementara cabai rawit hijau turun 22,23 persen menjadi Rp43.000 per kg.
Adapun cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok cabai. Meski demikian, harganya juga mengalami penurunan 12,35 persen atau Rp9.350 menjadi Rp66.350 per kg.
Selain cabai, harga daging ayam ras segar turut mengalami koreksi cukup dalam. Rata-rata harga nasional komoditas tersebut tercatat Rp30.600 per kg atau turun 19,79 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Harga telur ayam ras segar juga bergerak turun. Komoditas sumber protein tersebut kini dijual rata-rata Rp27.100 per kg setelah mengalami penurunan 10,06 persen atau Rp3.030.
Di kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp18.150 per kg atau turun 12,32 persen. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 8,11 persen menjadi Rp22.100 per kg dan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 4,53 persen menjadi Rp22.150 per kg.
Harga beras juga menunjukkan tren penurunan. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.500 per kg atau turun 1,02 persen. Beras kualitas bawah II turun 3,81 persen menjadi Rp13.900 per kg.
Untuk kelompok beras premium, harga beras kualitas medium I turun 5,25 persen menjadi Rp15.350 per kg, sedangkan beras kualitas medium II turun 5,92 persen menjadi Rp15.100 per kg. Sementara beras kualitas super I dan super II masing-masing turun 4 persen menjadi Rp16.800 per kg dan turun 4,13 persen menjadi Rp16.250 per kg.
Baca Juga: Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir
Meski mayoritas komoditas mengalami penurunan harga, sejumlah bahan pangan justru mencatat kenaikan. Bawang merah ukuran sedang menjadi komoditas dengan lonjakan tertinggi setelah naik 4,23 persen atau Rp2.300 menjadi Rp56.650 per kg.
Kenaikan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang naik 3,86 persen menjadi Rp40.350 per kg. Sementara gula pasir kualitas premium meningkat 5,43 persen atau Rp1.100 menjadi Rp21.350 per kg.
Di sisi lain, gula pasir lokal masih mengalami penurunan harga. Komoditas tersebut tercatat Rp18.350 per kg atau turun 3,93 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Untuk komoditas protein hewani lainnya, harga daging sapi kualitas 1 turun 5,72 persen menjadi Rp140.000 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 4,82 persen menjadi Rp133.350 per kg.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026