Suara.com - Pernahkah kamu saat berbelanja melebihi budget atau anggaran yang sudah ditetapkan. Bahkan kebiasaan ini semakin parah setelah menerima dana Tunjangan Hari Raya alias THR.
Hasilnya target menabung atau investasi dari THR malah tidak berhasil terealisasi. Jika ini sering terjadi, Perencana Keuangan Lolita Setyawati memberikan 2 tips untuk menahan dari dorongan berbelanja yang tidak terkontrol, dengan cara sebagai berikut:
1. Membuat daftar prioritas belanja
Lolita mengingatkan wajib hukumnya membedakan antara kebutuhan dan sekedar keinginan. Barang kebutuhan berarti apabila barang tersebut tidak ada akan menganggu kehidupan bahkan rencana tidak bisa berjalan.
Sedangkan barang keinginan hanya sekedar mempengaruhi kesenangan semata, tidak sampai menganggu kehidupan.
Nah, di sinilah Lolita menyarankan untuk menuliskan aneka daftar prioritas belanja kebutuhan, dan pastikan sesuai budget. Jika ada budget lebih ia mempersilahkan untuk membeli barang yang diinginkan.
"Kalau takut jadi impulsif buying, kita bisa membuat daftar belanja selama Ramadhan sampai lebaran, jangan sampai melenceng dari daftar belanja itu," papar Lolita.
2. Potong uang tabungan di awal
Ini sangat penting untuk mengamankan aset atau tabungan yang direncanakan. Saat dana THR masuk, Lolita mengingatkan langkah pertama adalah dengan memangkas semua biaya kebutuhan dan dana tabungan atau investasi.
Baca Juga: Sebut Belanja Bikin Kerumunan, Mardani Disentil Teddy: Pakai HP Juga Bisa
"Yang penting untuk investasi di awal sisanya baru di belanjakan. Jangan sudah belanja sisanya baru ditabung atau diinvestasikan kebalik ya. Setelah dapat THR langsung dipotong (tabungan di awal)," pungkas Lolita.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta