Waktu transit usus tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan, gaya hidup dan hidrasi, tetapi juga oleh triliunan makhluk hidup yang hidup di usus, yang dikenal sebagai mikrobioma usus.
Mereka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk buang air besar, memiliki lebih banyak mikroba yang memakan protein bersama dengan lebih sedikit mikroba pencinta serat, sehingga menghasilkan molekul bermanfaat yang disebut asam lemak rantai pendek, yang terkait dengan kesehatan usus yang lebih baik.
“Menariknya, kami juga menemukan bahwa orang dengan waktu transit yang lebih lama cenderung memiliki keragaman mikroba yang lebih besar di usus mereka, yang juga sering dikaitkan dengan kesehatan usus yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak keragaman mikrobioma tidak selalu menjadi pertanda kesehatan yang lebih baik bagi orang yang tidak terlalu sering buang air besar," katanya dalam sebuah pernyataan.
Tetapi ini tidak semua tentang menjadi yang pertama sampai garis finis.
"Orang dengan waktu transit tercepat, menunjukkan bahwa mereka mengalami diare, cenderung memiliki mikrobioma usus yang kurang sehat,” bunyi pernyataan itu.
Profesor Tim Spector, Ahli Epidemiologi dari King's College London, yang merupakan pendiri ilmiah ZOE, mengatakan kesehatan usus juga dapat mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan, dengan menyebutkan dampaknya.
"Seberapa baik kita mencerna makanan, bagaimana kita menyimpan lemak, keadaan mental kita , apakah kita lapar atau kenyang, dan itu juga sangat penting untuk sistem kekebalan kita," jelasnya.
"Tantangan ini adalah cara sederhana untuk mengetahui apa yang terjadi di usus kita. Yang kamu butuhkan hanyalah beberapa muffin biru dan semangat keingintahuan untuk mengambil langkah pertama itu," kata Spector.
Baca Juga: Distribusi Vaksin Covid-19 Sampai Pelosok Jadi Tantangan Tersendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular