Suara.com - Pandemi Covid-19 belum juga usai dan masih menjadi masalah yang harus ditangani di Indonesia. Masyarakat masih harus melakukan berbagai aktivitas di rumah, termasuk bekerja. Bosan bekerja dari rumah, kini kamu bisa menjajal work from bali.
Ya, di tengah berbagai tantangan yang harus dilewati, belakangan pemerintah menggiatkan berbagai program yang dinilai dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Salah satunya melalui program yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut Panjaitan, melalui program Work from Bali (WFB) sebagai wujud nyata pemulihan pariwisata Indonesia.
Program ini dapat menjadi pertimbangan yang menarik untuk kamu yang membutuhkan suasana baru demi meningkatkan produktivitas. Nah, berikut beberapa alasan mengapa Work from Bali dapat menjadi alternatif yang asyik untuk bekerja secara daring seperti yang dikutip dari siaran pers Pegipegi!
1.Dekat dengan alam
Bali memiliki pantai yang sangat indah. Jika WFB, kamu dapat menikmati sunset yang menenangkan setiap harinya. Pada saat weekend, kamu dapat pergi ke gunung, air terjun, atau bahkan cafe-cafe hits di Bali.
Di Bali, kamu juga jarang menemukan kemacetan dan polusi udara yang menjadi santapan setiap hari di ibu kota. Dengan kata lain, opsi WFB dapat membuat kamu tidak gampang stres!
2. Zona aman Covid-19
Sejak 16 Mei 2021, Bali sudah bebas dari zona merah. Ditambah, di bulan yang sama, sebanyak 770 ribu warga Bali sudah melakukan vaksinasi. Sehingga, Bali dapat menjadi salah satu tempat yang cukup aman untuk para turis. Namun, jangan lupa tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, ya.
3. Mudah untuk bersosialisasi
Kalau kamu tinggal di Bali, jangan takut tidak punya teman. Penduduk Bali sangat ramah dan terbuka untuk para pendatang. Bagi kamu para muda-mudi, pastinya bakalan dapat banyak kenalan dan koneksi.
Apalagi kalau ke lokasi atau tempat di mana digital nomad berkumpul seperti Dojo Bali, Outpost, Kembali, Hubud, Hub Bali, dan Finn’s Recreation Club. Kamu bakalan menemukan sesama teman yang WFB, deh. Pokoknya teman kamu pasti bertambah banyak di sini.
4. Menjadi digital nomad
Belakangan ini, digital nomad semakin hits karena salah satu impian para kaum milenial untuk bekerja tidak hanya dari kantor saja. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh program WFB ini pun sangat mendukung digital nomad.
Baca Juga: 5 Fakta ASN Work From Bali, 3 Hotel Pas untuk WFB
Kamu dapat secara bebas dan bijaksana dalam mengatur waktu antara mengeksplor Bali dan bekerja. Menurut Clubmed, Jimbaran menempati posisi kelima sebagai tempat terbaik untuk para digital nomad. Wah, Work from Jimbaran dapat menjadi pilihan yang tepat nih untuk bekerja!
5. Banyak penginapan murah
Work from Bali bisa lebih murah dibandingkan WFH di Jakarta lho. Di Bali, beberapa hotel bintang tiga dan empat memberikan promo sewa bulanan berkisar Rp 2—3 juta. Hal terbaiknya adalah kamu dapat menikmati fasilitas lengkap yang ada di hotel seperti gym, cleaning service, dan kolam renang yang tidak kamu dapatkan kalau indekos di Jakarta.
Mengeksplor Bali tentunya menjadi pilihan terbaik untuk refreshing. Kamu pun dapat menikmati dua tempat yang berbeda sebagai opsi tempat tinggal selama di Bali. Bahkan, kamu bisa memesan dua hotel dengan lokasi berbeda dalam satu bulan.
Sebagai contoh, 15 malam pertama di Bali kamu dapat memesan Transera Kamini Legian Hotel dengan harga Rp 166.387 per malam dan BaliEz Hotel Seminyak dengan harga Rp 178.000 per malam untuk 15 malam sisanya. Cukup dengan budget lima jutaan rupiah, kamu mendapatkan dua penginapan yang berbeda dan nyaman untuk satu bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!