Suara.com - Dalam membangun hunian, memilih desain interior yang tepat selalu punya satu alasan yang melatarbelakanginya. Tren desain interior, konsep arsitektur dan bentuk fasad rumah, dan tentunya keinginan dan selera pemilik rumah yang sangat menentukan desain interior. Jika Anda baru membeli rumah pertama ataupun hunian lainnya, satu jenis desain interior yang bisa menciptakan suasana homey di rumah adalah Japandi atau Japanese-Scandinavian.
Merupakan perpaduan desain Scandinavian yang populer dan fungsional, dengan Japanese yang esensial, menciptakan perpaduan konsep yang minimalis, modern, multifungsi, hemat ruang, dan natural.
Dekoruma sudah merangkum lima alasan kenapa kamu harus menggunakan desain Japandi untuk interior hunianmu. Lebih kenal dengan karakteristik Japandi dari sini.
1. Kesederhanaan dan Fleksibilitas untuk Rumah Tumbuh
Satu karakteristik desain yang menjadi landasan Japandi adalah simplisitas dari desain interiornya. Mengadopsi filosofi wabi-sabi dari Jepang yang berarti keindahan dalam ketidaksempurnaan, Japandi lebih fokus pada menghadirkan nuansa yang sederhana, fungsional, dan natural karena justru dari situlah hadir estetika yang khas.
Prinsip ini sesuai untuk Anda yang baru membeli rumah pertama dan ingin menjadikannya rumah tumbuh. Mulai dengan mendesain interior yang esensial. Tidak perlu banyak furnitur, hiasan, dan printilan, tapi furnitur-furnitur yang memang paling diperlukan yang akan bertumbuh seiring bertambahnya jumlah anggota keluarga atau kebutuhan lainnya.
2. Menghemat Ruang dengan Furnitur Multifungsi
Membeli rumah pertama bagi sebagian orang yang tidak memiliki budget terlalu besar berpengaruh pada luas tanah dan bangunan hunian. Tidak usah kecewa dan khawatir dengan rumah yang tidak terlalu luas dan terapkan prinsip space-saving dan multifungsionalitas dari Japandi.
Rumah akan terasa lebih luas, kemudian Anda dan keluarga punya ruang gerak yang lebih leluasa. Pasang furnitur-furnitur multifungsi seperti rangka tempat tidur dengan laci, lemari lantai, sofa dengan ruang penyimpanan, sampai daybed di bawah tangga lengkap dengan rak dan kabinet.
Baca Juga: 5 Inspirasi Ruang Makan ala Japandi, Makin Betah di Rumah!
3. Konsep Open Space yang Mempererat Hubungan Keluarga
Salah satu upaya menghemat ruang lainnya adalah dengan menerapkan konsep open space. Tanpa sekat-sekat permanen, ruangan akan terasa lebih lapang dan terang. Layout terbuka dengan jendela-jendela besar untuk masuknya cahaya alami juga menjadi salah satu karakteristik utama Japandi.
Konsep open space biasanya menggabungkan ruang keluarga, dapur, dan ruang makan dalam satu ruangan. Selain mampu menampung lebih banyak furnitur, yang paling penting dari open space adalah kemampuan seluruh mendekatkan anggota keluarga. Setiap orang masih bisa melakukan aktivitasnya masing-masing sambil tetap bercengkrama.
4. Hidangkan Sajian Lezat dari Dapur Nyaman Japandi
Di rumah yang homey, dapur seringkali menjadi pusat dari sebuah hunian. Bukan cuma menjadi tempat untuk memasak dan menghidangkan makanan, dapur juga bisa menjadi tempat untuk Anda, pasangan, dan anak-anak untuk mendapatkan waktu berkualitas setelah pulang kerja atau akhir pekan.
Untuk itu, dapur dengan layout yang masuk akal, fungsional, dan rapi ala Japandi akan semakin mempererat waktu berkualitas tersebut. Anda dan keluarga bisa punya ruang yang leluasa untuk memasak dan langsung menghidangkannya di ruang makan yang tidak bersekat dari dapur.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat