Suara.com - Siapa sangka, jauh sebelum ada pandemi Covid-19, sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia sudah menerapkan yang namanya kuliah daring.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Prof. Ir. Mochamed Ashari. Kata Ashari, jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, ITS sudah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau virtual.
Bahkan katanya, kuliah daring sudah dimulai sejak 10 tahun silam, tidak hanya digelar oleh kampus pusat Semarang, tapi juga di kampus ITS lain.
"ITS kita sudah mencanangkan dari jauh hari sebelumnya, yang namanya kuliah daring itu, 10 tahun lalu sudah kita jalankan dengan Indonesia Timur di beberapa universitas," ujar Ashari dalam acara Diskusi Virtual, Kamis (10/6/2021).
Meski sebelum pandemi diakui tidak semua mata kuliah yang digelar secara virtual, melainkan hanya beberapa mata kuliah saja.
Bahkan dari aplikasi dan manajemen kampus juga bisa dilaksanakan secara online. Seperti data registrasi, atau surat administrasi yang dibutuhkan mahasiswa ataupun sebaliknya.
Setelah pandemi melanda, kata Ashari, ITS hanya butuh waktu singkat untuk bisa beradaptasi.
Bahkan kurang dari satu minggu, ITS secara menyeluruh menjalankan kuliah daring, begitupun dengan sistem administrasi manajemen kampus, yang tidak ada satupun pakai sistem konvensional.
"Mungkin dari kita SDM yang agak senior yang perlu ditraining lebih lama. Tapi mereka bisa nggak sampai satu minggu, kita sudah jalan semua (kuliah daring)," selorohnya.
Baca Juga: Nadiem Ingin Buka Sekolah Lagi, Sudah Siapkah?
Lebih jauh, Ashari menyadari pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak terlalu berdampak bagi pendidikan tinggi, tapi yang perlu jadi perhatian di tingkat pendidikan PAUD/TK hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), karena belum punya fasilitas mumpuni.
"Yang merasakan dampak luar biasa akibat pandemi, sesungguhnya adalah pendidikan di dasar dan menengah. Kalau di pendidikan tinggi relatif tidak banyak terganggu karena infrastruktur sudah siap," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!