Suara.com - Minyak kelapa disebut dapat bekerja sebagai antibakteri dan mampu memberikan kelembapan pada kulit. Itu juga mengapa minyak kelapa kerap digunakan sebagai obat luka alami.
Namun perlu diketahui, pakar sangat tidak menyarankan minyak kelapa digunakan untuk mengatasi luka gores dan luka bakar, khususnya kulit yang melepuh dan terkelupas.
Ahli Kulit dan Kosmetik Kenneth Mark, MD mengatakan, minyak kelapa adalah zat lemak tebal, selaiknya vaseline.
Tapi, minyak apapun yang dioleskan di atas luka bakar akan menyimpan panas di permukaan kulit, yang bahkan bisa memperburuk luka bakar.
"Setelahnya, peradangan semakin parah bahkan kulit akan semakin terasa panas, dan lebih memerah, yang hasilnya bisa memperlambat proses penyembuhan," terang Mark mengutip Insider, Selasa (15/6/2021).
Selain itu, minyak kelapa juga hanya memberikan kelembapan sementara dan tidak sebanding dengan krim pelembap lainnya.
Bisanya dalam produk pelembap ada kandungan ceramide, yang disarankan kembali dioleskan beberapa kali sehari untuk melindungi kulit.
Namun kata Mark, jika sangat penasaran disarankan untuk mencoba minyak kelapa di sebagian kulit saja. Setelahnya perhatikan, jika tidak ada reaksi peradangan seperti kulit memanas, perih, memerah bahkan semakin melepuh, maka pemakaian minyak kelapa bisa dilanjutkan.
Tidak hanya itu, ingat juga untuk menghindari sengatan matahari sebisa mungkin. Kulit terbakar matahari atau sunburn bisa berbahaya, karena memicu kerutan, perubahan warna kulit hingga risiko kanker kulit.
Baca Juga: Luka Bakar 100 Persen, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat di Maros
Ingat juga untuk mengaplikasikan tabir surya sebagai rutinitas sehari-hari. Ingat, minyak kelapa bukanlah pengganti tabir surya yang baik, termasuk di antaranya minyak kacang tanah, bahkan minyak zaitun.
Studi 2011 juga menunjukkan, minyak-minyak ini hanya mampu melindungi 20 persen sinar UV dari matahari. Hasil ini tidak seberapa, jika dibandingkan perlindungan sinar UV yang diberikan SPF 15, SPF 30 hingga SPF 50 yang ada pada tabir surya, rerata mampu melindungi 93 hingga 98 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali