Suara.com - Tidak lama setelah Indonesia merdeka, republik ini kembali dihadapkan dengan kedatangan pasukan yang berniat menjajah kembali, yaitu pasukan AFNEI.
Mengutip Ruang Guru, Jumat (24/6/2021) pada 29 September 1945 silam, Indonesia didatangi AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies). Kesimpulannya, AFNEI adalah pasukan sekutu yang bertugas di Indonesia.
Tugas pasukan AFNEI yakni menerima kekuasaan dari Jepang, melucuti dan memulangkan orang Jepang, membebaskan tawanan sekutu, menjaga keamanan dan menyelidiki pihak yang diduga penjahat perang setelah Perang Dunia II selesai. AFNEI dipimpin oleh seorang Letnan Jenderal Sir Philip Christison.
Awal mula terbentuknya AFNEI
Bemula saat seorang perwira pasukan sekutu bernama Mayor Greenhalgh, yang melakukan aksi terjun payung di lapangan udara Kemayoran tanggal 14 September 1945.
Ia punya tugas membuat markas besar pasukan sekutu di Jakarta. Setelah kedatangannya, datanglah kapal penjelajah Cumberland di Tanjung Priok pada 29 September 2017.
Pasukan ini dipimpin oleh Panglima Skuadron (Penjelajah V Inggris) dan Laksamana Muda W.R. Patterson yang merupakan komando dari SEAC (South East Asia Command).
SEAC adalah pasukan sekutu dari komando Asia Tenggara, pemimpinnya yaitu Laksamana Lord Louis Mountbatten. Nah, pasukan di bawah komando inilah yang bernama AFNEI.
Bagian yang ada di pasukan AFNEI
Baca Juga: Belum Dialiri Listrik sejak Indonesia Merdeka, Warga Nangela Antusias Bantu Pasang Tiang
- Divisi India ke-23, di bawah pimpinan Mayor Jendral D.C. Hawthorn yang bertugas untuk daerah Jawa Barat.
- Divisi India ke-5, di bawah pimpinan Mayor Jenderal E.C. Marsergh yang bertugas untuk daerah Jawa Timur.
- Divisi India ke-26, di bawah pimpinan Mayor Jenderal H.M. Chambers yang bertugas untuk daerah Sumatera.
Hanya bertugas di Sumatera dan Jawa Indonesia
Sedangkan wilayah Indonesia lainnya diserahkan tugasnya kepada angkatan perang Australia. Awalnya bangsa Indonesia senang hati menyambut kedatangan mereka, karena mengumandangkan perdamaian.
Tapi pasukan Inggris ini membawa pejabat-pejabat NICA yang dikirim secara diam-diam. Merasa tugasnya tidak akan berhasil tanpa bantuan pemerintah kita, Letjen Sir Philip Christison melakukan upaya politik dengan melakukan perundingan bersama pihak Indonesia pada 25 Oktober 1945.
Hasilnya adalah pengakuan secara de facto atas Republik Indonesia oleh AFNEI sebagai pimpinan militer sementara di Indonesia. Christison berjanji tidak akan mencampuri persoalan yang menyangkut status ketatanegaraan Indonesia.
Tapi faktanya, kedatangan sekutu di kota-kota yang dituju selalu menimbulkan masalah, bahkan pertempuran. Penyebabnya sangat jelas, seringkali sekutu tidak menghormati kedaulatan RI.
Selain itu, mereka juga tidak menghargai pemimpin-pemimpin Indonesia, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Lalu, akhirnya terjadi pertikaian antara Indonesia dan Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Balik Buku Presiden Solusi: Bukti Kinerja Nyata atau Propaganda Istana?
-
Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi
-
Kejar-kejaran Bak Film Action, Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Medan
-
6 Rekomendasi Horor Psikologis di Netflix, Siap Mengguncang Kewarasan
-
9 HP Murah Rp1 Jutaan dengan Spesifikasi Menarik, Ada NFC hingga Baterai 6.300 mAh
-
5 Rice Cooker Low Carbo yang Murah dan Hemat Listrik, Cocok untuk Program Diet
-
KAI Batasi Pembeli Rumah Subsidi Manggarai, Hanya untuk Rumah Pertama