Suara.com - Selain untuk dipakai, tak sedikit pecinta fashion yang membeli barang untuk dikoleksi. Salah satu contohnya adalah mereka yang mengoleksi item fashion vintage.
Belum lama ini, seorang pria berhasil menjual sepatu dengan harga jutaan rupiah. Sepatu keluaran merek Converse tersebut rupanya adalah barang langka.
Melansir World of Buzz, pria dengan akun Jeroong Wia di Facebook tersebut adalah kolektor barang langka. Jeroong Wia memiliki sepatu Converse pertama di dunia.
Sayangnya, pria tersebut sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi. Meski berat, pria ini merelakan sepatu langka miliknya untuk dijual.
Sepatu itu sendiri sebenarnya sudah tak bisa dipakai. Selain itu, Jeroong Wia mengungkap bahwa sepatunya sudah rusak di beberapa bagian.
"Demi bertahan hidup, dengan berat hati aku harus merelakan koleksi sepatu Converse pertama di dunia yang diproduksi pada 1917 dengan nama Converse Non Skid," tulisnya pada Facebook.
"Semua masih lengkap kecuali tali sepatu yang sudah membusuk dan juga salah satu sol sepatu sedikit rusak," tambah penjelasan Jeroong Wia.
"Ini adalah item untuk dikoleksi, bukan untuk dipakai (kecuali kau pemilik asli sepatu ini). Sepatu ini dilengkapi sepasang celana basket dengan pelindung lutut untuk permainan basket di masa lalu, dan celananya dibuat tahun 1916."
Jeroong Wia menambahkan bahwa sepatu serupa hanya bisa ditemukan di Museum Converse di Boston. Lantaran langka, ia pun menjual sepatunya dengan harga RM 40.800 atau sekitar Rp142 juta.
Baca Juga: Bikin Perusahaan Fashion, Intip 6 Potret Kantor Lesti Kejora yang Bernuansa Bali
Untunglah, sepatu langka tersebut laku terjual dalam waktu kurang dari 24 jam. Sepatu Converse pertama itu dibeli oleh kolektor lain bernama Dynamo Rasqputin.
Meski mahal, kolektor satu ini mengungkap jika dirinya rela mengeluarkan banyak uang dengan alasan investasi.
"Kita lihat berapa mahal aku bisa menjual sepatu ini di luar negeri. Untuk mereka yang menyebutku bodoh, aku berjanji akan membuktikannya sekali lagi bahwa ini adalah investasi jenis baru. Aku akan membuktikan bahwa mengoleksi barang vintage juga merupakan bisnis," ungkap Dynamo Rasqputin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga