Suara.com - GoFood bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) mengadakan Temu Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Akbar. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Jumat (2/7/2021).
Dalam acara ini, GoFood bersama Kemenparekraf RI membekali mitra usaha tentang betapa pentingnya protokol kesehatan yang ketat. Hal ini karen kasus Covid-19 yang terus melonjak serta adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 3 sampai 17 Juli 2021.
Adanya pandemi Covid-19 berdampak pada banyak sektor usaha salah satunya usaha pariwisata serta kuliner. GoFood, salah satu layanan pesan antar makanan yang populer di Indonesia, mendukung pertumbuhan bisnis usaha mitra di tengah pandemi.
Menteri Sandiaga Uno meyakini bahwa di tengah pandemi dan kesulitan ekonomi, kolaborasi pemerintah dan mitra usaha sangat diperlukan untuk bangkit dari keterpurukan.
"Saya berharap akan banyak program pemerintah selain CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) yang bisa membantu mengembangkan ekonomi masyarakat," ungkap Menteri Sandiaga Uno dalam Temu Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Akbar, Jumat (2/7/2021).
Selain itu, pihak GoFood pun terus berkomitmen untuk dapat mengembangkan usaha mitrasnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengadakan pertemuan dan pembekalan secara rutin.
"Kami ingin terus berperan menjadi layanan pesan-antar makanan yang tidak hanya berkomitmen megembangkan skala usaha mitra kami, namun juga membantu memastikan kepercayaan pelanggan terhadap pelaku parekraf kuliner dari mitra UMKM yang telah mengimplementasikan protokol kesehatan ketat," ungkap Chief Public Policy and Government Relations Gojek, Shinto Nugroho, dalam webinar tersebut.
KOMPAG telah menjadi wadah edukasi dan berjejaring bagi lebih dari 99 ribu mitra usaha sejak November 2019. Untuk bergabung dengan keluarga besar KOMPAG, mitra usaha bisa mencari informasi lebih lanjut di GoBiz atau bergabung langsung melalui Facebook.
Selain KOMPAG, dukungan GoFood terkini lainnya adalah memfasilitasi akses vaksinasi bagi ribuan mitra usaha di kota Batam dan DKI Jakarta, serta secara bertahap akan menjangkau wilayah lainnya.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bantah Kasus Covid-19 Bali Naik karena WFB
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya
-
6 Rekomendasi Cheongsam Adidas untuk Tampil Keren di Imlek 2026
-
Ada Hormon Serotonin di Balik Kebahagiaan yang Muncul Saat Makan Es Krim Cokelat
-
Link Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Syarat Pendaftaran yang Perlu Kamu Siapkan