Suara.com - Hobi berkebun semakin populer di masa pandemi Covid-19, setelah semakin banyak orang menghabiskan waktu di rumah saja.
Lalu benarkah hobi berkebun memiliki manfaat untuk kesehatan jiwa, bahkan bisa membuat seseorang lebih bahagia?
Dikutip dari Healthshots, berkebun bisa membuat seseorang lebih peka terhadap lingkungan sekitar, yang secara tidak langsung membuat orang terhindar dari memikirkan hal yang tidak perlu.
Simak manfaat lainnya dari berkebun berikut ini:
Bisa menenangkan pikiran
Diungkapkan, bahwa berkebun tidak hanya mempercantik ruangan sekitar, melainkan bisa menenangkan pikiran sekaligus kesadaran. Dengan kata lain, berkebun juga bisa mengatasi masalah stres dan juga kecemasan.
Bukti ini diungkap lewat penelitian yang terbit di Journal of Physiological Anthropolgy, yang mengatakan bahwa berkebun bisa membuat diri lebih tenang dan lebih santai.
Meningkatkan kesehatan mental
Diyakini berkebun sangat baik bagi kesehatan mental. Saat menanam, mycobacterium yang ditemukan di tanah bisa meningkatkan fungsi otak.
Baca Juga: Cara Merawat Philodendron, Tanaman Hias Cocok untuk Mempercantik Ruangan
Pada saat yang sama, berkebun juga bisa meningkatkan mood Anda, sekaligus kebahagiaan dan kesejahteraan diri sendiri. Jadi, ayo berkebun ya.
Bisa jadi cerminan
Mengapa berkebun bisa menjadi cerminan bagi hidup seseorang? Dikarenakan hidup telah dipenuhi bangunan dan juga gedung yang tinggi, sehingga alam yang ada telah dirusak karena pembangunan.
Tentunya, berkebun bisa menjadikan Anda sebagai orang yang tak lepas dari alam. Sehingga Anda ingin terus merawat tanaman agar terus tumbuh dan berkembang.
Membantu lebih banyak bergerak
Tidak baik untuk kesehatan mental, berkebun juga bisa menjadi baik bagi kesehatan fisik, karena membuat kita melakukan aktivitas fisik.
Jadi buat yang malas, tidak ada salahnya untuk berkebun dari rumah. Selain itu, jika tubuh melakukan gerakan lewat berkebun, itu bisa meningkatkan perasaan bahagia.
Berita Terkait
-
Cuma 5 Menit Sehari, Sendalu Permaculture Buktikan Berkebun Tak Harus Menyita Waktu
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
5 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Polybag, Solusi Berkebun di Lahan Sempit
-
Mau Jadi 'Plant Parent' Sukses? Ini 10 Senjata Wajib Punya Biar Tanamannya Gak Mati Terus
-
Bukan Cuma Hiasan, Ini 4 Manfaat 'Sakti' Punya Tanaman di Dalam Rumah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat