Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H yang dilaksanakan pada 22 Juli 2021 mendatang, Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran terkait penyelenggaraan salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban di tengah pandemi.
Aturan ini tertuang dalam surat edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021, yang mengatur pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan salat Idul Adha.
Menurut Staf Khusus Menteri Agama RI H. Ishfah Abidal Aziz, surat edaran ini merupakan upaya pemerintah untuk melakukan perlindungan terhadap ancaman Covid-19.
“Kita melihat kondisi penularan yang cukup signifikan, sehingga kita membuat aturan yang sifatnya detail untuk memberikan edukasi pada masyarkat, bahwa kita penting untuk memperhatikan lingkungan kita dan menjaga kesehatan kita,” ungkapnya pada acara Dialog Poduktif Sehat dan Aman Di Hari Raya Kurban, Rabu (14/7/2021).
Ishfah Abidal Aziz menambahkan, secara umum surat edaran ini mengatur tiga hal yakni takbiran, pelaksanaan salat Idul Adha, dan pelaksanaan Kurban.
“Untuk pelaksaan takbiran di masjid dan musholla ini untuk daerah yang dinyatakan zona aman. Dan kapasitasnya yang dilaksanakan maksimal 10 persen,” ungkapnya lebih lanjut.
Pada pelaksanaan takbiran, menurutnya juga perlu diimbangi penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pelaksanaan takbir keliling tidak diperbolehkan, karena dapat kembali terjadinya kerumunan.
Untuk pelaksanaan salat Idul Adha pada daerah yang masuk zona PPKM, ia mengatakan salat Idul Adha ditiadakan.
“Ditiadakan penyelenggaraannya. Tapi untuk daerah yang masuk zona hijau atau aman, maka diperbolehkan salat Idul Adha maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada,” jelasnya.
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Samarinda Masih di atas 100 Warga, Pemkot Izinkan Salat Id di Masjid
Dan untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban, Ishfah Abidal Aziz mengatakan pelaksanaan tidak dilakukan usai Idul Adha. Akan tetapi, penyelenggaraan ini dilakukan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
“Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan kurban di rumah potong hewan Ruminansia. Tetapi jika kapasitanya penuh, maka bisa dilaksanakan secara mandiri,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan