Suara.com - Sate menjadi makanan yang identik dengan hari raya Idul Adha. Namun kadang saat bakar sate kalian harus kerepotan karena arang cepat padam. Adakah cara agar arang tahan lama dan awet saat bakar sate Idul Adha?
Sebenarnya tidak perlu teknik khusus agar arang bakar sate dapat menyala lama. Cara agar arang tahan lama dan awet dapat kalian lakukan dengan mudah.
Berikut cara agar arang tahan lama dan awet yang bisa dicoba seperti dikutip dalam Cuttingedgefirewood.
1. Letakkan Panggangan Jauh dari Angin
Posisi panggangan sangat mempengaruhi cara kerja arang. Cara paling aman adalah letakkan panggangan di tempat yang jauh dari angin, terlebih jika aktivitas membakar satai dilakukan di ruang terbuka. Posisi yang tepat akan membuat arang lebih lambat bekerja sekaligus menjadi cara agar arang tahan lama dan awet.
2. Letakkan Arang di Panggangan Secara Merata
Sebar arang secara merata di bawah panggangan setelah berubah warna menjadi putih. Penyebaran ini akan membantu arang bekerja dengan lebih lambat sehingga arang bisa awet.
Kendati begitu pada proses awalnya, lebih baik arang ditumpuk di bagian tengah untuk memudahkan pembakaran. Di samping itu, arang berbentuk briket bisa menjadi pilihan karena terbukti lebih lama terbakar.
3. Buka Tutupan Arang
Baca Juga: Ini Resep Membuat Sate Kambing Bersama Keluarga Saat Hari Raya Idul Adha
Tutupan arang yang dibuka akan membuat arang tahan lama dan awet. Pasalnya dengan begitu panas dari arang akan menyebar lebih rata dan membuat arang bekerja lebih lambat.
4. Jaga Arang Tetap Kering
Saat akan menyalakan api, upayakan agar arang tetap kering. Jangan mencampurkan arang dengan cairan seperti minyak saat akan menyulut api. Jika hal itu dilakukan proses api membakar arang justru akan terjadi lebih cepat dan menyebabkan arang cepat habis.
5. Tambahkan Gula Pasir
Cara agar arang tahan lama yang terakhir adalah menambahkan gula pasir. Kadar manis di dalam gula pasir yang berubah menjadi caramelize bisa memperlambat cara kerja arang ketika digunakan.
Pasalnya, gula tersebut bisa membuat panas yang ditimbulkan arang bertahan lebih lama. Hanya saja, pemakaian gula juga tidak boleh terlalu banyak. Maksimal dalam sekali penggunaan arang hanya boleh menambahkan dua sendok teh gula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Potret 30 Tahun Plaza Senayan, Ikon Lifestyle Jakarta yang Tetap Hits Lintas Generasi
-
Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap Menurut Primbon Jawa
-
5 Lipstik Glossy yang Tahan 16 Jam, Tetap On Point Meski Dipakai Makan
-
Terpopuler: Pilihan Sepeda Dewasa Murah hingga Lipstik dan Bedak yang Awet Seharian
-
Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?
-
Intip Isi Dalam Marina Express, Fasilitasnya Ternyata Mirip Pesawat
-
Riset Temukan Anak Lebih Efektif Dorong Aksi Iklim di Keluarga, Kenapa?
-
Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok