Suara.com - Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga dipaksa beradaptasi dengan perubahan kondisi yang disebabkan pandemi Covid-19. Jika sebelum pandemi anak bisa secara bebas beraktivitas di luar rumah bersama teman-teman, saat ini pergerakannya terbatas dan hanya bisa bermain dengan orang-orang di rumah.
Hal ini bisa membuat anak menjadi bosan, bahkan bisa berdampak pada semangatnya untuk belajar, bermain, dan melakukan aktivitas lainnya. Di situlah pentingnya peran orangtua dalam mengembalikan dan menjaga suasana hati anak agar tetap stabil.
Suasana yang aman dan nyaman bisa menjadi boost mood anak biar tetap semangat untuk sekolah online ataupun bermain bersama orangtua. Dikutip dari rilis IKeA Indonesia, berikut lima barang dekorasi rumah untuk pancing suasana hati anak.
1. Kursi belajar empuk untuk sekolah daring
Kegiatan sekolah daring yang sudah berlangsung lama dapat membuat anak jenuh. Untuk mengantisipasi hal tersebut, menyediakan ruang belajar yang nyaman bagi anak dapat menjadi salah satu solusinya. Perabot terpenting untuk menunjang kegiatan belajar anak yang memakan waktu berjam-jam, salah satunya adalah kursi. Maka dari itu, penting untuk memiliki kursi belajar yang empuk sehingga nyaman untuk diduduki berjam-jam.
2. Tas penyimpanan yang lucu
Kondisi kamar tidur yang rapi akan membuat anak leluasa beraktivitas juga beristirahat dengan nyenyak. Karenanya, sebaiknya sediakan tas penyimpanan yang lucu untuk menyimpan mainan maupun alat tulis anak. Saat beberes, orangtua juga bisa sambil mengajarkan anak bertanggung jawab atas barang-barangnya dan kerapihan ruang tidur.
3. Wadah portable drawing
Anak selalu punya imajinasi yang tak terbatas. Tak heran, terkadang dinding rumah menjadi 'kanvas' dari segala imajinasinya. Sebelum seluruh dinding rumah penuh dengan rocetan, orang tua bisa menyiapkan mainan anak seperti peralatan menggambar dan mewarnai untuk anak.
4. Mainan profesi
Dunia anak tidak jauh dari bermain. Selain sebagai kegiatan refreshing bagi anak seusai sekolah daring, bermain juga bisa membantu proses tumbuh kembang anak. Misalnya saja bermain peran menjadi chef menggunakan perkakas dapur mainan anak DUKTIG, dari IKEA. Atau, anak juga bisa bermain peran sebagai masinis yang mengemudikan kereta.
Dengan bermain peran, dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial dengan menirukan orang lain dan meningkatkan kreativitasnya dengan mengarang peran mereka sendiri.
Baca Juga: Asyik Belanja, Pengunjung Tak Tahu Ada 9 Pegawai IKEA Positif Covid-19
5. Lampu tidur anak warna-warni
Kualitas tidur yang baik juga tidak kalah penting untuk tumbuh kembang anak. Setelah beraktivitas seharian, anak tentu butuh waktu untuk beristirahat. Agar anak merasa nyaman di kamar tidurnya, maka area kamar tidur dapat dibuat untuk lebih menyenangkan bagi mereka.
Pada saat tidur, anak bisa bebas berimajinasi sesukanya sampai terlelap. Orangtua dapat mendukung anak berimajinasi dengan memberikan lampu tidur anak sebagai penghantar tidur warna-warni yang dapat dijadikan sebagai hiasan dan lampu pengatur suasana ruang tidur anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta