Suara.com - Kini, selain foto, video juga menjadi salah satu konten penting dalam melariskan dagangan. Tren membuat dan berbagi video pendek kini juga menjadi bagian penting yang tidak bisa dihindari dalam kegiatan masyarakat di media sosial.
Namun, bagaimana cara membuat konten video bisnis yang dapat membantu melariskan dagangan? Coba simak beberapa kiat berikut, mengutip siaran pers dari OPPO.
1. Ceritakan Proses Bisnis
Jika Anda belum memulai untuk membuat konten yang memperkenalkan usaha, baiknya di awal video Anda bisa mengenalkan usaha, beserta jatuh bangun proses bisnis.
Misalnya, jika Anda memiliki bisnis pakaian, coba ceritakan awal mula Anda tertarik di bisnis fashion. Anda juga bisa bercerita cara Anda mendesain pakaian, hingga cara menghasilkan produk pakaian yang Anda pasarkan.
Dengan cerita yang sederhana, penonton akan tertarik untuk mengenal lebih jauh atau bahkan tertarik untuk membeli produk Anda.
2. Ceritakan keseruan di balik pembuatan katalog
Selain konten video, konten foto juga penting untuk mempromosikan produk. Pada saat proses membuat konten foto itu, Anda bisa memanfaatkannya sebagai lahan menambang konten-konten video anda.
Anda bisa merekam momen- momen lucu hingga keseruan di balik proses pembuatan foto itu. Mulai dari mendekorasi, menyiapkan alat- alat pemotretan, hingga ke proses pengeditan foto untuk mencapai hasil akhir.
Potongan video itu, saat dirangkai, akan menjadi sebuah cerita unik dan menarik yang bisa disajikan untuk penonton dan calon pembeli Anda.
3. Video proses packing
Selain proses pembuatan, proses pengiriman juga menjadi salah satu hal yang bisa menjadi konten video bisnis Anda. Anda bisa memperlihatkan cara Anda mengemas produk sebelum dikirimkan ke pembeli ataupun pelanggan setia.
Baca Juga: Pamit Pindah Rumah, Wanita Ini Syok Lihat Postingan Tetangga di WA
Anda juga bisa menyelipkan pesan singkat berupa motivasi untuk pembeli sehingga bisa memberikan kebahagiaan kepada pelanggan yang menerima paket tersebut.
Selain ketiga kiat tersebut, jangan lupa tambahkan teks ataupun tagar sesuai dengan pesan yang ingin produk Anda sampaikan di media sosial bisnis Anda.
Selayaknya membuat video pendek pada umumnya, agar semakin menarik, tambahkan juga efek transisi, atau filter sehingga video bisnis semakin ciamik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian