Suara.com - Meski masih harus menahan diri untuk lebih sering di dalam rumah, bukan berarti jadi alasan tidak merawat rambut, dong.
Apalagi jika kamu masih sibuk kuliah atau kerja secara virtual, tampilan kepala tentu masih bisa dilihat oleh orang lain walaupun hanya sebatas dari layar.
Jika kamu termasuk hobi mengubah warna rambut, tak perlu berhenti melakukannya karena alasan jarang keluar rumah. Kamu gak sendiri kok, karena lebih dari seperempat perempuan di Indonesia ternyata memang tetap senang mewarnai rambut meski tetap patuh aturan PPKM dengan lebih banyak di rumah.
"Selama pandemi minat terhadap warna rambut naik sebesar 36 persen. Ini menunjukkan bahwa walaupun di rumah saja, mengubah tampilan rambut masih menjadi keinginan banyak perempuan di Indonesia,” kata Brand General Manager L’Oréal Professionnel Hendra Purjaka, dalam keterangan tertulisnya kepada suara.com, Minggu (22/8/2021).
Menurut Hendra, kebanyakan perempuan senang mewarnai rambut dengan alasan untuk mengekspresikan diri, tampil lebih cantik dengan effortless, dan tampil trendy mengikuti warna rambut yang sedang tren.
Sedangkan cokelat dan brunette menjadi dua warna rambut favorit karena dianggap paling cocok untuk warna kulit perempuan Indonesia.
"Banyak perempuan menginginkan teknik pewarnaan Balayage untuk rambut mereka. Hal ini terlihat dari kata Balayage yang menjadi trending topic dengan kenaikan 120 persen di kalangan konsumen Indonesia sejak tahun 2018," imbuh Hendra.
Teknik Balayage dinilai punya keunikan sendiri sehingga jadi favorit kebanyakan perempuan. Hendra mengatakan, teknik pewarnaan rambut ala Perancis itu diklaim bisa memberikan tampilan rambut yang perfectly blended dan cantik berkilau seperti terpapar sinar matahari. Serta memberikan efek berdimensi sehingga membuat tampilan rambut lebih bervolume dan tidak flat.
Rangkaian warna Balayage juga beragam. Mulai dari Ash Blonde Balayage, Brunette Balayage, Ash Brown Balayage, Smokey Balayage hingga Lavender Balayage.
"Balayage juga mampu menghasilkan tampilan rambut yang berdimensi," imbuhnya.
Meski begitu, menurut Hendra, masih banyak perempuan yang belum berani mencoba teknik pewarnaan Balayage saat sudah bisa kembali ke salon. Hal itu lantaran merasa pewarnaan Balayage tampak kurang alami, tidak sesuai kepribadian, dan kurang cocok untuk warna kulit Indonesia.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kutu Rambut dan Gejala Awalnya
Tapi, Hendra mengatakan, perempuan Indonesia tak perlu khawatir jika penasaran mencoba teknik Balayage tersebut.
"Nantikan Balayage dengan warna natural dan sesuai warna kulit Indonesia. L’Oreìal Professionnel, sebagai brand pewarnaan rambut profesional nomor satu yang paling dipercaya oleh konsumen dan hairdresser Indonesia, memahami keingingan perempuan Indonesia dan akan menghadirkan Balayage dengan tampilan warna lebih alami dan sesuai untuk kulit perempuan Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tanpa Keramas! 5 Dry Shampoo Ini Bikin Rambut Segar dalam Sekejap
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Puasa Bikin Rambut Kering karena Dehidrasi? Ini Rahasianya Agar Tetap Segar Seharian Selama Ramadan!
-
Dry Shampoo Gunanya untuk Apa? Ini 5 Rekomendasinya agar Rambut Tetap Indah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya
-
5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat