Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno mengaku bangga dengan banyaknya anak muda yang mulai berinvestasi reksa dana, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan.
Reksadana adalah salah satu alternatif wadah untuk berinvestasi bagi pemodal kecil dan tidak punya banyak waktu serta keahlian untuk menghitung risiko investasi.
Tak main-main, Sandiaga mengungkap pertumbuhan nilai investasi reksa dana di Indonesia pada 2021 mencapai Rp 550 triliun, meningkat 63 persen dibanding tahun sebelumnya.
Namun Sandiaga mengingatkan, para anak muda untuk tidak berinvestasi terbawa tren, dan mendambakan hasil instan. Ia berpesan saat berinvestasi harus bisa memahami segala instrumen investasi, termasuk risiko saat berinvestasi.
"Kesuksesan itu tidak bisa diraih dengan instan, butuh proses dan ketekunan. Apalagi di dunia investasi, jangan hanya tergiur oleh keuntungan saja, namun harus paham resikonya," ujar Sandiaga melalui akun instagramnya dikutip suara.com, Senin (30/8/2021).
Menparekraf yang juga seorang pengusaha itu juga berpesan, saat berinvestasi saham atau reksa dana dan memilih perusahaan sebagai tempat berinvestasi, untuk lebih dulu melihat kredibilitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada pada perusahaan tersebut.
"Jangan berspekulasi, berinvestasilah pada perusahaan yang SDM dan manajemennya handal juga berintegritas. Serta proyeksikan nilai atau potensi pasar-nya 5 hingga 7 tahun ke depan," tutur Sandiaga.
Di sisi lain, Financial Planner Prita Ghozie mengingatkan para generasi milenial agar sebelum berinvestasi memikirkan lebih dulu dana darurat, dana yang sewaktu-waktu dibutuhkan sangat mendadak dan darurat.
Biasanya digunakan jika secara tiba-tiba kehilangan pekerjaan atau dalam kondisi yang tidak bisa bekerja, seperti sakit dan lain sebagainya.
Baca Juga: Wisata Indonesia Diprediksi Pulih Pada 2022 Meski Tanpa Wisatawan Mancanegara
"Untuk yang single minimal siapkan 6 kali pengeluaran per bulan, dan yang sudah menikah minimal 12 kali biaya pengeluaran per bulan," jelas Prita beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!