Suara.com - Terdapat beberapa bukti ilmiah yang memaparkan manfaat tanaman tanduk rusa (deer antler) yang dilakukan di berbagai negara, seperti Rusia, Korea, Cina, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Penggunaan tanaman tanduk rusa untuk pengobatan tradisional telah direkomendasikan sebagai suplemen kesehatan sehari-hari.
Lebih lengkapnya, simak ulasan manfaat tanaman tanduk rusa seperti dilansir dari Antle Farms, sebagai berikut:
Manfaat Tanaman Tanduk Rusa
Umumnya, peneliti sepakat bahwa tanaman tanduk rusa bermanfaat merangsang sistem tubuh untuk melindungi, memperkuat, dan mengembalikan fungsi yang tidak seimbang.
1. Memperkuat Kesehatan Tulang dan Sendi
Erosi tulang rawan dan osteoarthritis disebabkan kekurangan glikosaminoglikan dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman tanduk rusa dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan gejala yang berhubungan dengan osteoarthritis. Hal ini berkat efek anti-inflamasi yang kuat dari senyawa glikosaminoglikan untuk membantu merangsang perbaikan tulang rawan.
2. Mempercepat Penyembuhan Luka
Penelitian di Selandia Baru menemukan bahwa tanaman tanduk rusa dapat membantu mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru yang mempercepat penyembuhan luka dan pemulihan dari operasi besar.
3. Membantu Fungsi Seksual yang Sehat
Baca Juga: Cara Merawat Rosemary Sampai Subur dan Tidak Mudah Mati
Studi Fisher dan Wang menunjukkan bahwa tanaman tanduk rusa dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan dapat membantu mencegah beberapa kondisi yang terkait dengan penuaan. WebMD mencatat bahwa tanaman herbal ini digunakan untuk meningkatkan libido, mengobati disfungsi ereksi pria, dan meningkatkan kesuburan.
Secara tradisional, tanaman ini juga digunakan untuk mengobati gangguan seksual pada pria seperti ejakulasi dini, air mani encer, dan impotensi.
Bagi wanita, tanaman tanduk rusa bisa meringkan gejala terkait dengan pra-menstruasi dengan menghilangkan kram, menekan perubahan suasana hati, meningkatkan energi, dan juha untuk mengobati keputihan, pendarahan rahim, infertilitas, dan menopause.
4. Mengontrol Tekanan Darah
Manfaat tanaman tanduk rusa juga dapat menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah normal dan menstabilkan tekanan darah abnormal.
Kandungan Polisakarida di dalamnya telah dikaitkan dengan aktivitas biologis, seperti meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kecenderungan darah menggumpal, mengurangi risiko stroke, dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara umum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Finansial pada 14 April 2026, Ada Aries hingga Capricorn
-
Link Lowongan Kerja Peruri: Ada 27 Pekerjaan yang Bisa Kamu Lamar
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah