Suara.com - Menanggapi beredarnya iklan video musik bertajuk 'Aku Bukan Homo' yang tayang pada sela-sela konten video musik untuk anak-anak di Youtube Kids, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga meminta orangtua untuk memperhatikan, berhati-hati, dan selektif dalam memberikan tontonan kepada anak-anak.
Dikatakan Menteri Bintang, orangtua harus mampu memberikan tontonan dari berbagai platform manapun yang ramah anak.
Menteri Bintang juga menegaskan bahwa tayangan tersebut tidak relevan untuk anak.
Ia mengapresiasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang telah memutus akses terhadap konten tersebut melalui koordinasi dengan pengelola YouTube.
Menurutnya, pemblokiran yang dilakukan oleh Kemenkominfo terhadap konten tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah terpaparnya anak dengan konten tidak sesuai dan memoengaruhi rumbuh kembangnya.
“Bagi anak, tontonan adalah tuntunan. Sebagai peniru ulung, secara psikologis, salah satu cara pembelajaran yang paling efektif adalah melalui mengobservasi. Mereka gemar meniru tren, gerak-gerik, hingga cara berbicara idola dan tokoh-tokoh yang ditontonnya,” kata Bintang melalui keterangan tertulisnya, Rabu (15/9/2021).
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyediaan sarana informasi dan edukasi yang berkualitas bagi anak.
“Keuntungan yang didapatkan jika kita menjadi bagian dalam menjamin tumbuh kembang anak, adalah generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkualitas, yang nantinya akan menjadi penopang hidup dan masa depan bangsa. Sebaliknya, jika kita menganggap remeh upaya tumbuh kembang anak yang berkualitas, kita akan mendapatkan kerugian, karena tidak berinvestasi pada masa depan calon pemimpin bangsa,” imbuh Bintang.
Ia menambahkan Kemen PPPA terus menjalin dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin tayangan berkualitas bagi anak Indonesia. Bintang menekankan bahwa lembaga penyiaran juga wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak dan remaja.
Baca Juga: Menteri Bintang Ungkap Alasan Perempuan Sering Jadi Korban Kekerasan, Bukan Karena Lemah!
Beberapa unsur televisi yang ramah anak, seperti memperhatikan kepentingan terbaik anak, turut serta dalam menyelesaikan persoalan anak dan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, juga memenuhi hak partisipasi anak.
Diakui Bintang, untuk mewujudkan program yang ramah anak memang bukan hal yang mudah. Dibutuhkan upaya bersama agar niat dan tujuan baik dari para penyedia informasi, dapat disajikan dengan tepat dan tidak menimbulkan multitafsir.
Karenanya, peran orangtua dan keluarga sangat penting untuk selalu cerdas dalam memilah dan memilih sebelum memberikan tontonan untuk anak di ruang keluarga.
“Dalam mencapai hal-hal tersebut, tentunya kita semua tidak boleh takut, malu, dan sungkan untuk terus belajar, menambah wawasan, dan memperkuat pengetahuan," pesan Bintang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026
-
Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung