"Di semester kedua saya mulai mendapatkan mata kuliah tentang cokelat, dan saya tidak sabar untuk mempelajarinya," ungkap Ermey.
Tidak hanya sekadar tugas kuliah, bahkan di waktu luang sekalipun ia kerap membuat aneka kudapan kue cokelat, baik di rumah maupun di tempat kos.
Mulai Berjualan Sejak Kuliah
Meski masih kuliah, Ermey sudah memberanikan diri menjual beraneka ragam kudapan kue cokelat dengan modal meminjam uang sang ayah. Ia berhasil mengembalikan uang pinjaman tersebut, bahkan mampu membeli handphone keluaran terbaru pada zamannya.
"Saya bangga bisa membelinya dengan hasil jerih payah sendiri," tuturnya.
Beberapa kue yang paling banyak dipesan adalah potongan cokelat berisi kacang dan campuran cokelat putih berisi potongan cherry.
"Menurut para pembeli, cokelat buatan saya enak dan juga gemas dipandang," celotehnya.
Akhirnya Ermey terus memproduksi dan menjual produknya di kampus, seraya berusaha menyelesaikan studinya dan meraih gelar sarjana.
Bahkan Ermey juga sempat bersekolah di IPB dengan program studi Agribisnis. Ia berkuliah di kota hujan tersebut sambil terus menerima pesanan kue dan kudapan cokelat di sela-sela waktu luangnya.
Suami Mendorongnya Membuka Usaha
Baca Juga: Resep Brownies Kukus Chocolatos ala Rumahan, Mudah dan Anti Gagal
Berawal dari kue tiramisu kejutan yang ia bawakan untuk Okky Dewanto, yang kini menjadi suaminya, Ermey malah didorong untuk membuka toko.
"Enak sekali, ayo, kamu harus buka toko kue, pasti laku," tutur Ermey menirukan ucapan sang suami dulu kala.
Alhasil jadilah Ermey membuka toko pertamanya dengan bantuan Okky, dengan bantuan pinjaman modal dari ayah Ermey.
Toko pertama berlokasi di Jakarta Selatan dan diberi nama Toko Cokelat. Toko inilah yang kini disebut sebagai Dapur Cokelat.
Penghargaan dan Langganan Istana Negara
Perjalanan Ermey di industri pastry sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, berbagai penghargaan sudah ia raih baik di bidang kuliner maupun bidang wirausaha.
Salah satunya, ia berhasil menyabet penghargaan sebagai inspirasi kartini modern hingga perempuan inspirasi Indonesia 2019, versi IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia).
Sedangkan di bidang kuliner, di 2019 Ermey dengan Dapur Cokelatnya jadi official partner open house Istana Negara Republik Indonesia.
Di tahun yang sama, Dapur Cokelat juga ditunjuk sebagai official partner HUT ke-74 di Istana Negara. Hingga akhirnya, Dapur Cokelat kini jadi langganan mendapat pesanan sajian untuk tamu negara dari dalam dan luar negeri.
"Selain kisah di Istana, ada juga pengalaman berangkat ke luar negara mewakili Indonesia untuk pemeran cokelat di Paris 2017, dan membawa beragam cokelat motif batik," cerita Ermey.
Pandemi, Tak Bisa Tidur 3 Hari Sebelum Merumahkan Puluhan Karyawan
Sudah berdiri 19 tahun lamanya ternyata tidak jadi jaminan Dapur Cokelat tidak goyah terhantam pandemi Covid-19, yang akhirnya membuat produsen snack cokelat itu harus merumahkan 30 hingga 40 karyawannya.
Ermey mengaku sempat tidak bisa tidur selama tiga hari karena harus menyampaikan keputusan berat, yakni merumahkan puluhan karyawannya.
"Saat itu, 2020 lalu saat usia Dapur Cokelat berusia 19 tahun, dipaksa berinovasi menghadapi dua badai besar, salah satunya dipaksa beralih ke platform digital," ujar Ermey.
Tragedi merumahkan puluhan karyawannya tidak lantas membuat Ermey dan timnya patah arang, melainkan terus mencari jalan keluar dengan kreativitas. Salah satunya membentuk produk cokelat siap masak, yaitu Pemix yang dilengkapi resep asli Dapur Cokelat.
Ini dilakukan karena banyak pelanggan yang takut untuk keluar rumah, termasuk ke toko Dapur Cokelat dan takut memesan makanan dari luar. Sehingga kebanyakan masyarakat, lebih pilih membuat sendiri makanan di rumah.
"Akhirnya kita juga riset cara makan kue tetap safety dengan cara buatan sendiri di rumah. Resepnya tetap dari Dapur Cokelat," tutur Ermey,
Adapun produk Pemix hadir dalam bentuk pouch berisi bahan-bahan siap masak cokelat, dipacking dengan bahan khusus dan siap antar ke seluruh wilayah Indonesia.
Produk premix ini bisa dipesan melalui seluruh platform e-commerce, dan terbukti menjadi produk yang sangat diminati masyarakat Indonesia, bahkan dipesan hingga ke Papua.
"Premix ini sangat laku, dan menolong kita di masa pandemi. Bahkan sampai membuat kapasitas produksi kita tidak mencukupi, karena permintaan yang cukup tinggi, jadi supply kita tidak mencukupi," tutur Ermey.
Karena permintaan yang tinggi itu, Dapur Cokelat pun memperbaharui kapasitas mesin sehingga bisa menjawab semua permintaan dari pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Promo Alfamart Personal Care Fair, Borong Skincare dan Bodycare Diskon hingga 50 Persen
-
Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review
-
Booth Ini Jadi Spot Seru Liburan Sekolah di Jakarta Fair 2026
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat
-
Beda Parfum EDT dan EDP, Mana yang Cocok untuk Pemakaian Sehari-hari?
-
4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier