Suara.com - Komunikasi yang baik merupakan kunci langgengnya sebuah hubungan. Sebaliknya, komunikasi yang buruk bisa berdampak pada kehancuran hubungan asmara. Tapi, seperti apa komunikasi yang buruk itu?
Melansir dari Times Of India, ada empat tanda komunikasi yang bisa berdampak negatif pada hubungan Anda. Tak hanya menyebabkan pertengkaran, tapi juga bisa memicu perpisahan.
Lalu, apa saja kebiasaan komunikasi buruk yang harus dihindari?
1. Saling menyalahkan
Saling menyalahkan adalah salah satu tanda komunikasi yang buruk dalam sebuah hubungan. Biasanya, ketika berkomunikasi, masing-masing pasangan akan mengungkap siapa yang paling benar dan siapa yang paling salah.
Padahal, dengan komunikasi yang sehat, Anda dapat meredam itu semua, mulai dari memaafkan, mengalah, menerima dan intropeksi. Jika terus-menerus saling menyalahkan, dampaknya bisa berujung pada perpisahan.
2. Bersikap mengendalikan
Dalam hubungan yang sehat, komunikasi yang sehat bisa melahirkan sebuah kepercayaan, rasa tenang, dan mendukung perkembangan pasangan. Berbeda dengan orang yang memiliki sikap mengendalikan pasangan, di mana mereka hanya mengandalkan egonya dan membatasi ruang gerak pasangan.
3. Komunikasi satu arah
Kunci hubungan langgeng adalah kerja sama antara dua orang, juga komunikasi yang terus dilakukan agar bisa terbuka dan saling berdiskusi.
Namun, jika hanya satu orang yang berjalan dan satunya lagi memilih diam, itu bisa saja menjadi tanda yang buruk dalam hubungan Anda. Apalagi jika komunikasi Anda hanya satu arah dan tidak berjalan baik dengan pasangan.
4. Acuh terhadap pasangan
Membangun hubungan asmara pun harus dilandasi dengan rasa peduli pada pasangan. Dengan rasa pedulinya tersebut, tentu pasangan akan merasa berharga di hidupnya. Berbeda dengan pasangan yang acuh terhadap pasangannya, mereka akan lebih menyepelekan dan tidak berkomunikasi secara sering kepada Anda.
Baca Juga: Ingin Pernikahan Bahagia? 4 Hal Ini Wajib Dibicarakan Terlebih Dahulu dengan Pacar
Hayo, mau sampai kapan hidup dengan pasangan yang acuh pada Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis