Suara.com - Wanita kerap mendapatkan stigma bahwa mereka lebih tertarik dengan kegiatan yang tidak terlalu ekstrem. Tetapi tidak bagi Putri Handayani, wanita asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Petualanag wanita ini memiliki ambisi luar biasa untuk menyelesaikan tantangan The Explorers Grand Slam. Tantangan tersebut merupakan pendakian tujuh puncak gunung tertinggi di dunia sekaligus penjelajahan Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Putri selalu mempersiapkan pendakiannya dengan matang. Riset mendalam mengenai situasi dan kondisi serta cuaca dari gunung yang ia daki merupakan persiapan wajib bagi Putri.
Hasil riset tersebut kemudian ia gunakan untuk mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang perlu dibawa. Salah satu yang menjadi favorit Putri adalah sepatu EIGER Tarantula dan Laguna Baselayer.
Memiliki hobi dan pekerjaan yang didominasi oleh laki-laki tidak membuat Putri berkecil hati. Putri bekerja di perusahaan teknologi dan jasa minyak di lepas pantai Qatar. Sebagai seorang engineer, ia merupakan satu dari sedikit perempuan yang bekerja di industri tersebut. Ia membuktikan bahwa sebagai seorang wanita tak perlu takut bersaing bahkan di dunia pekerjaan yang didominasi oleh salah satu gender.
Mulai mendaki gunung sejak usia belasan tahun, Putri mengatakan bahwa mendaki gunung penuh dengan filosofi dan kerja keras, tetapi dalam waktu bersamaan kita juga turut merasakan sense of achievement.
Bagi Putri yang juga merupakan brand ambassador EIGER ini, pada dasarnya setiap manusia lebih menyukai sesuatu yang berhasil mereka dapatkan dari usahanya sendiri. Sama dengan naik gunung, setelah kita bersusah payah melatih fisik, bekerja keras mendaki gunung dan pada saat kita berhasil sampai puncak tentunya akan ada perasaan puas yang tidak bisa dijelaskan. Itulah sense of achievement.
Filosofi tersebut tidak jauh berbeda dengan hidup, ketika kita punya tujuan dan kita berusaha keras untuk mencapainya, maka ketika kita sudah berhasil tentunya akan ada perasaan puas yang tak tergambarkan.
Gunung telah memberikan banyak pelajaran bagi Putri, tiga poin utama yang bisa terus ia terapkan dalam hidup adalah passion, perseverance atau kegigihan, dan patience atau kesabaran.
Salah satu momen pendakian yang masih melekat di ingatan Putri adalah ekspedisi Carstensz Pyramid di Papua. Berbeda 180 derajat dari megahnya gunung yang ia daki, kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar gunung tersebut membuat Putri prihatin.
Baca Juga: Pendaki Pemula Wajib Tahu, Ini 5 Tips Agar Tidak Mudah Lelah Saat Mendaki Gunung
Kini, tak sekedar mengejar ambisi dan mendaki. Ia menyandingkan ekspedisi yang dilakukannya dengan program sosial membangun sekolah alam dan merintis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Discovery Camps bagi anak-anak di sekitar Pegunungan Tengah Papua.
Bagi Putri, ia tidak ingin hanya sekedar naik gunung saja tetapi juga bisa turut ambil peran memberikan arti dan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Hal tersebut sejalan dengan bagaimana Putri Handayani memaknai petualangan.
“Petualangan itu kompleks. Bagi saya petualangan itu tidak hanya mengenal diri sendiri, tetapi juga membentuk diri. Saat ini, saya sudah melalui fase mengenal diri sendiri. Saya tahu siapa diri saya, apa yang saya suka dan mau. Saya ingin membentuk diri dengan cara ambil peran, berbagi, dan bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ditanya "Sekarang Kerja di Mana" saat Jobless? Begini Cara Ngeles secara Elegan
-
Promo JSM Alfamidi 13-15 Maret 2026, Kue Kaleng Lebaran Mulai Rp17 Ribuan
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Cara Jawab "Kapan menikah" dan 4 Pertanyaan Sensitif saat Lebaran secara Elegan Tanpa Emosi
-
6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim
-
Brongkos Yogyakarta, Hidangan Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran
-
5 Rekomendasi CC Cream Pengganti Foundation untuk Makeup Natural Saat Lebaran
-
Tak Cuma THR, Ini 4 Tunjangan ASN yang Cair Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026