Suara.com - Jika biasanya buaya ditemukan di laut, menemukan buaya di tempat lain tentunya bakal menakutkan.
Seperti yang terjadi baru-baru ini, seorang warganet Malaysia merekam kejadian langka dan mengejutkan saat ia tengah berkunjung ke sebuah pantai.
Video yang ia unggah di TikTok oleh akun @ibu.amanaidil ini memperlihatkan benda yang mirip dengan sebuah ranting pohon yang mengambang di tengah ombak yang cukup besar di lautan.
Namun, ia memperingatkan agar warganet jangan salah mengira jika benda tersebut benar-benarranting pohon yang hanyut.
Ya, saat ombak mulai bergerak, ternyat itu adalah seeokor buaya yang berukuran cukup besar. Diduga, itu merupakan buaya air asin yang biasa hidup di muara atau air payau, dan sering terlihat pula di laut.
"Kalau nampak seperti kayu hanyut di laut, hati-hati!" tulis dia.
Memang buaya itu hanya terdiam mengambang tanpa bergerak sedikit pun. Ia tampak terombang-ambing ombak, sehingga saat air laut agak tenang, penampakannya terlihat seperti kayu.
Hal ini pun menarik perhatian warganet hingga telah mendapatkan 4,8 juta penonton dan beragam komentar.
"Definisi "jangankan hujan badai, lautan pun ku sebrangi demi kamu'," tulis @galxxxxdr_.
Baca Juga: Kualat, Warganet Ini Nikahi Lelaki yang Pernah Dibencinya
"Kalau ga salah itu cara buaya air asin buat berenang nnyebrangin lautan supaya hemat energi. They just floating," kata @damxxxxtyo.
"Cukup hiu sama paus aja sih. Kenapa ada buaya juga," ungkap @thixx.xxxxxn14.
Penasaran dengan penampakan buaya di laut yang mirip kayu? Simak videonya di tautan ini ya.
Berita Terkait
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain