Suara.com - Pasta kerap jadi makanan yang dipilih banyak orang karena mudah dibuat dan rasanya yang enak. Salah satunya Pasta Gandum Durum.
Nah, membahas soal pasta, ternyata menurut Celebrity Chef Martin Praja punya beberapa trik membuatnya jadi lebih nikmat, sebagaimana siaran pers San Remo Cetak yang diterima suara.com, Kamis (28/10/2021), berikut ini:
1. Pilih bahan pasta yang tepat dan sehat
Langkah pertama membuat rasa pasta semakin nikmat, dimulai dengan memilih jenis pasta yang tepat disarankan yang terbuat dari gandum durum.
"Karena lebih banyak gizinya, kalau mie biasa kan dari tepung terigu dan telur," ujar Chef Martin dalam siaran pers
Saat memasak pasta Chef Martin kerap menggunakan spaghetti sebagai alternatif pengganti mie. Agar lebih sehat, Chef Martin menyarankan untuk menggunakan virgin olive oil dengan kandungan lemak yang lebih rendah
"Pakai virgin olive oil, biar low fat. Terus, visual atau tampilan penyajian itu penting banget untuk menggugah selera makan," imbuhnya.
2. Tingkat kematangan pasta yang tepat
Untuk tingkat kematangan pasta, Chef Martin mengembalikannya kepada selera masing-masing. Namun, secara pribadi, ia lebih menyukai tingkat kematangan al dente.
Baca Juga: Resep Cumi Saus Padang Lezat dan Praktis, Racikan Bumbunya Serbaguna Banget
"Tingkat kematangan pasta sebenarnya tergantung selera, tapi biasanya di tingkat al dente, yaitu setelah dimasak sekitar 10 hingga 12 menit," lanjut chef yang menimba ilmu memasak dari Singapura itu
3. Cara ukur porsi pasta
Berlanjut ke proses memasak, ia terlebih dahulu menakar porsi pasta yang akan disajikan. Menurut Chef Marin, untuk mengetahui ukuran satu porsi pasta luasnya sekitar jempol orang dewasa.
"Airnya harus mendidih banget, sambil menunggu tambahkan garam untuk mempercepat pendidihan suhu air dan menyerap ke dalam spaghetti," jelas Chef Martin.
4. Perhatikan volume rebus air
Sekadar catatan, tambah Chef Martin, volume air yang digunakan untuk merebus spaghetti 10 kali lipat jumlah spaghetti yang akan dimasak agar tidak lengket.
Terkait spaghetti yang dimasak, chef dengan nama lengkap Martin Natadipraja itu pun memilih spaghetti buatan San Remo dengan beberapa pertimbangan.
"Pasta yang terbuat dari gandum durum itu rendah sekali kadar glikemik atau gulanya, GMO-free (genetically modified organism), dan mengandung banyak protein dan vitamin, jadi lebih sehat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Apa Kasus Wamen Imipas Silmy Karim? Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK
-
4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
-
Bukan Oranye, Apa Arti Rompi Tahanan Warna Pink yang Dipakai Dadan Hindayana?
-
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
-
5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi
-
Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG
-
Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis