Suara.com - Di balik sejarah perkembangan komputer yang kini semakin bervariasi menjadi beragam gadget, ada nama Charles Babbage, Ada Lovelace, dan Alan Turing sebagai penemu komputer pertama di dunia.
Ketiga tokoh ini berkontribusi besar dalam penemuan komputer di dunia. Berikut ulasan sejarah penemuan komputer pertama, mengutip Ruang Guru, Rabu (3/11/2021).
Charles Babbage
Charles Babbage adalah seorang ilmuwan dan matematikawan Inggris, yang memulai penemuannya dari rasa keingintahuan untuk memecahkan perhitungan matematika secara lebih cepat.
Awalnya, Babbage membuat sebuah kalkulator kecil untuk hitungan matematika hingga delapan desimal. Lalu, pada 1823, pemerintah Inggris memberikan bantuan finansial untuk mengembangkan alat serupa, namun lebih canggih.
Dari sini, Difference Engine pertama kali dikenal. Mesin ini mampu menghitung hingga 20 desimal untuk soal penambahan dan pengurangan matematika sederhana.
Cara kerjanya bersifat manual, yaitu dengan menarik tuai angka 1 hingga 9. Digit-digit tersebut nantinya menghasilkan hitungan sesuai dengan persoalan yang diberikan.
Lanjut dari penemuan tersebut, Babbage mengembangkan Analytical Engine. Mesin ini dapat menyimpan data sebanyak 1.000 angka dalam 50 digit, yang menjadikannya sebagai komputer dengan kapasitas penyimpanan terbesar di era itu.
Memiliki empat komponen penting, cara kerja mesin ini merupakan awal dari komputer digital saat ini. Di dalamnya mencakup mesin input, pemrosesan (serupa dengan CPU), memori penyimpanan data, dan konsep pencetakan data.
Baca Juga: 10 Sekolah di Jakarta dengan Nilai UTBK 2021 Terbaik Versi LTMPT
Ada Lovelace
Kontribusi Lovelace berkesempatan untuk menerjemahkan konsep Analytical Engine milik Babbage ke Bahasa Prancis bersama dengan insinyur dan matematikawan Italia, Luigi Federico Menabrea.
Dari hasil pemikiran tersebut, Lovelace menjelaskan potensi mesin Babbage untuk mengerjakan perhitungan yang lebih rumit dengan konsep angka Bernoulli.
Selain itu, ia juga menjelaskan tentang potensi mesin Babbage dalam memproses hal selain dalam bentuk angka, seperti huruf alfabet.
Alan Turing
Pada 1936, Alan Turing membuat sebuah konsep penelitian tentang sebuah mesin yang dapat menjawab semua pertanyaan, bahkan bukan yang berkaitan dengan hitungan aritmatika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri
-
Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA
-
5 Cushion Paling Laris di Shopee untuk Kulit Berminyak dan Kering
-
6 Bedak Murah Anti Luntur, Makeup Tetap Flawless Meski Terkena Air dan Keringat
-
Cara Menata Produk Di Toko Ritel Agar Pelanggan Borong Belanjaan
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Model Antik, Harga Mulai Rp40 Ribuan!
-
Sunscreen Apa yang Membuat Wajah Glowing? Ini 6 Pilihan dengan Hasil Dewy dan Fresh
-
Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta