Suara.com - Nama Ivan Winata mungkin asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Tapi, bagi mereka yang berkecimpung di dunia musik, khususnya gitar, Ivan telah dikenal sebagai salah satu pembuat gitar lokal berkualitas.
Ivan Winata menyulap sebuah rumah sederhana menjadi workshop tempat produksi gitar. Satu projek idealis, yang diimpikan laki-laki paruh baya ini. Lewat usaha itu, ia bercita-cita menciptakan produk lokal dengan kualitas Internasional.
“Saya terlibat mulai dari proses perencanaan, produksi hingga pasca produksi,” kata Ivan dalam keterangannya.
Ia mengatakan bahwa semua proses menggunakan standar tinggi guna menghasilkan produk terbaik.
Berbekal pengalaman sebagai pengajar gitar selama hampir dua dekade, ditambah ia sendiri merupakan salah satu kolektor gitar premium di Indonesia dengan harga ratusan juta, membuat Ivan betul gitar yang baik dan berkualitas seperti apa standarnya.
Dari pengalaman tersebut ia kemudian ingin memproduksi gitar sendiri. Tujuannya adalah, untuk memberi kesempatan mereka yang tidak memiliki dana lebih untuk memiliki gitar premium dengan low budget.
Benar saja, dengan diproduksinya gitar handmade Ivan Guitar Studio, kini masyarakat Indonesia bisa merasakan gitar yang apik tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Ivan Guitar Studio, awalnya lebih dikenal sebagai nama sekolah gitar dan toko sekaligus distributor gitar premium. Kemudian, nama itu juga menjadi merek gitar.
Menurut lelaki berkaca mata ini, Ivan Guitar Studio dihadirkan sebagai jawaban bagi mereka yang ingin merasakan “sentuhan” gitar berkualitas Internasional yang sesungguhnya.
Baca Juga: KADIN Kabupaten Bogor Harus Perkuat Daya Saing UMKM
Sebagai distributor gitar-gitar terbaik di dunia, Ivan tahu betul kualitas gitar yang baik.
Ivan Guitar Studio sejak kemunculannya pun telah mencuri fokus para pengguna gitar khususnya gitar akustik. UMKM lokal ini pun mampu menghasilkan produk yang lebih baik dalam semua sisi.
Mulai dari suara dihasilkan, kualitas bahan yang digunakan, hingga kenyamanan saat dimainkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI