Suara.com - Malang melintang sebagai aktor dan penyanyi ternyata tidak membuat transisi Morgan Oey ke panggung teater berjalan mulus.
Buktinya, saat harus memerankan karakter Surya di drama musikal horor Ibu, Morgan mengaku kesulitan.
“Kesulitan yang saya rasakan itu, karena menggabungkan dua elemen, yaitu film sama teater. Jadi saya dapat kesempatan buat ikut di projek musikal IBU ini,” ungkapnya dalam acara Meet And Greet Musikal Ibu secara virtual, Kamis (4/11/2021).
“Kesulitan yang lain karena pertama kali saya mendapat peran antagonis, dengan timeline yang cukup padat buat bikin karakter ini, jadi saya dibantu sama temen-temen cast, sutradara, sama co director sekaligus acting coach mas Memet,” lanjut Morgan.
Di samping itu, kesulitan yang Morgan alami juga terjadi saat proses rekaman musikal. Bahkan, Morgan mengaku dirinya sempat minder dengan talenta lainnya, di mana cast yang lain memiliki suara yang cukup bagus.
“Jadi waktu saya melakukan proses taping rekaman, kayak bener-bener harus mempersiapkan diri, karena nggak bisa main-main. Selebihnya pas syuting normal-normal aja, dan tidak ada hambatan apapun,” jelas Morgan.
Mengenai musikal horor IBU, musikal ini mengisahkan tentang Atikah, yang merupakan seorang perempuan yang ditinggalkan ibunya satu detik setelah melahirkannya. Karena hal tersebut, hubungan Atikah dengan ayahnya, Pieter menjadi berjarak.
Bahkan, Atikah hanya memiliki Bibi yang merawatnya dan juga juga Soma, yang merupakan anak Bibi yang mencintai dan dicintai Atikah. Seiring berjalannya waktu, Surya yang merupakan peran antagonis, merupakan seorang yang menyelamatkan perkebunan ayahnya. Namun, Surya mengambil alih perkebunan tersebut, termasuk juga Atikah dari Soma.
Pertunjukan ini merupakan wujud komitmen Galeri Indonesia Kaya untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Musikal ini ditayangkan mulai hari ini hingga Sabtu 6 November, mulai dari pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Gedung Bulu Tangkis di Samarinda Ini akan Ganti Rupa, Katanya Mirip Mini Teater Australia
Musikal horor IBU diproduseri oleh Aditya Putra dan Ammir Gita, bersama Andrea Miranda dan Titien Wattimena, yang keduanya berperan sebagai produser eksekutif bersama Bayu Pontiagust.
Berita Terkait
-
Semangat Terang Kala Pelita Diwujudkan Melalui Musikal Senja Teduh Pelita
-
Anak-Anak CBI Hidupkan Drama Musikal The Addams Family, Bawa Standar Walt Disney
-
Ambil Peran Ganda, Yoon Ji Sung Bintangi Musikal Portrait of a Boy
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Musikal Hell's Kitchen Pentas Juli, Intip Deretan Pemain Penuh Bintang
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung